Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jadi Pintu Masuk Utama Barat, Pelabuhan Gilimanuk Bakal Semakin Kental Bergaya Bali

Muhammad Basir • Rabu, 21 Februari 2024 | 21:45 WIB
AKAN LEBIH BERGAYA BALI : Salah satu sudut dermaga Pelabuhan Gilimanuk. (m.basir/radar bali)
AKAN LEBIH BERGAYA BALI : Salah satu sudut dermaga Pelabuhan Gilimanuk. (m.basir/radar bali)

NEGARA, Radar Bali.id - Pelabuhan Gilimanuk sebagai pintu masuk utama dari wilayah barat Pulau Bali dari Pulau Jawa, masih belum mencerminkan ciri atau karakter budaya Bali sebagai destinasi wisata yang mendunia.

Karena itu perlu ada penataan menyeluruh agar mencerminkan budaya Bali sebagai wajah depan Bali di mata wisatawan yang datang melalui Pelabuhan Gilimanuk.

Hal tersebut diungkapkan I Wayan Kastawan, koordinator perencanaan penyusunan basic design Pelabuhan Gilimanuk dan sekitarnya, usai pemaparan akhir kajian Vision Master Plan (VMP) Pelabuhan Gilimanuk kepada Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan General Manager Cabang  Ketapang Syamsudin, Selasa (20/1/2/2024).

Dijelaskan, Pelabuhan Gilimanuk sebagai pintu masuk Bali dari Pulau Jawa, memang seharusnya mencerminkan budaya Bali.

Budaya Bali yang dimaksud dalam rentang periodesasi sejarah, mulai prasejarah hingga millenium yang perlu digali, kemudian ditampilkan dalam wajah Bali di Pelabuhan Gilimanuk. "Sehingga ada keberlanjutan dari masa lalu masa kini dan masa depan. Atau di Bali disebut Trisemaya," ujarnya.

Menghadirkan Trisemaya dalam penataan Pelabuhan Gilimanuk, agar orang yang datang ke Bali bisa merasakan aura Bali. "Saat ini, keberadaan Pelabuhan Gilimanuk masih belum representatif. Belum menggambarkan wajah Bali, apalagi pembangunan di koridor," ujarnya.

Sesuai dengan Perda Bali nomor 5 tahun 2005 tentang persyaratan arsitektur bangunan gedung, semua bangunan yang dibangun di Bali bernuansa arsitektur Bali.

 "Karena arsitektur Bali itu baju kita, menjadi identitas kita. Apa Jadinya kalau kita tanpa baju kita, tapi pakai baju orang lain maka orang tidak menandai kita. Jadi sama saja dengan di tempat lain," ujar dosen fakultas teknik Universitas Udayana ini.

Karna itu, dalam VMP yang dibuat,pengembangan Pelabuhan Gilimanuk akan didesain kembali dengan mengadopsi konsep green port.

Baca Juga: Astungkara, Dermaga Movable Bridge Pelabuhan Gilimanuk Hampir Selesai, Libur Nataru Sudah Dioperasikan

 Pelabuhan hijau yang dimana hijau itu berarti berkelanjutan baik itu secara lingkungan, budaya dan ekonomi.

 "Jadi nanti di Kawasan Pelabuhan Gilimanuk ada hotel transit, marina, resto apung, museum manusia prasejarah, galeri seni, serta upgrade dari terminal tpe b gilimanuk yang akan difungsikan dengan MPP untuk para penduduk pendatang serta galeri UMKM," ungkapnya.

Pelabuhan Gilimanuk nantinya diharapkan sebagai motor penggerak bagi pengembangan kawasan terintegrasi sekitarnya.  Tentu dengan berbagai fasilitas dan konektivitas baik laut, darat dan udara, Gilimanuk nantinya menjadi satu Hub.

General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Gilimanuk Syamsuddin mengatakan, pihaknya sebagai pengelola pelabuhan menyebut baik dengan VMP tersebut. Karena selaras dengan rencana jangka panjang.

"Ini tahapan awal, masih banyak tahapan lagi," ujarnya.

Pihaknya dari segi anggaran tentunya sudah siap dengan pengerjaan secara bertahap dengan mengedepankan skala prioritas. Namun tetap selaras dengan program pemerintah daerah.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengaku sangat senang dengan konsep redesain dari Pelabuhan Gilimanuk yang dipaparkan oleh tim perencanaan penyusunan basic desain Pelabuhan Gilimanuk .

"Konsepnya sangat bagus sekali, sudah  memenuhi unsur-unsur ke-Bali-annya. Jadi nanti press impresion orang masuk bali itu sangat dapat, Pelabuhan Gilimanuk sebagai wajah Bali," jelasnya.

Pihaknya juga memberikan masukan-masukan baru untuk pengembangan kawasan terintegrasi Pelabuhan Gilimanuk.

"Apa yang menjadi ruang ASDP tentu menjadi tanggung jawab ASDP untuk berivesrasi dan yang menjadi ruang Pemkab Jembrana akan kita kerjasamakan dengan pihak ketiga, sehingga semuanya berjalan beriringan," ucap Bupati Tamba. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#pelabuhan #gilimanuk #jembrana #ornamen bali