Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pelabuhan Lintas Ketapang Gilimanuk Tambah Kapal Besar, Ini Targetnya

Muhammad Basir • Senin, 30 Juni 2025 | 18:05 WIB
KAPAL BESAR : Kapal Portlink VII saat melayani penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk.(foto: dok ASDP)
KAPAL BESAR : Kapal Portlink VII saat melayani penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk.(foto: dok ASDP)

NEGARA, Radar Bali,id - Pelabuhan penyeberangan lintas Ketapang - Gilimanuk, menambahkan satu armada kapal berukuran jumbo. Kapal Motor Penumpang (KMP) Portlink VII, resmi beroperasi Jumat (27/6/2025) lalu dan akan dioperasikan secara permanen untuk melayani penyeberangan Selat Bali.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Yani Andriyanto mengatakan, dengan tambahan kapal milik PT. ASDP Indonesia Ferry ini, diharapkan bisa memperlancar lalu lintas pengguna jasa penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk atau sebaliknya.”Penambahan kapal berkapasitas besar ini diharapkan mampu mengurai antrean kendaraan secara signifikan," jelasnya.

Terutama pada saat cuaca buruk seperti sepekan terakhir ini, sempat terjadi peningkatan volume kendaraan besar dan kendaraan penumpang. 

Pada saat bersamaan terjadi peningkatan volume kendaraan karena libur sekolah dan long weekend. Saat pertama dioperasikan, bersamaan pesatnya peningkatan kendaraan pengguna jasa penyeberangan, mampu mengurangi antrean yang terjadi di Pelabuhan Gilimanuk dan Ketapang.

Kapal besar yang biasanya digunakan sebagai armada tambahan saat arus mudik ini, bersamaan dengan libur panjang sekolah, diharapkan aktivitas penyeberangan Ketapang-Gilimanuk selama libur panjang sekolah dapat berjalan lancar dan nyaman bagi para pengguna jasa. ”Sepanjang cuaca mendukung, tidak terjadi cuaca buruk hingga penundaan penyeberangan, kami akan memaksimalkan pelayanan penyeberangan,” ungkapnya.

Seperti diketahui, cuaca tidak ekstrem dan aman untuk penyeberangan. Karena jika kondisi cuaca buruk akan dilakukan penundaan penyeberangan seperti Rabu (25/6) lalu selama 2 jam lebih yang mengakibatkan antrean kendaraan memenuhi areal parkir Pelabuhan Gilimanuk, hingga mengular di jalan nasional 2 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk.

Manajer Usaha Pelabuhan Gilimanuk Ryan Dewangga menambahkan, kapal jumbo dengan kapasitas jumbo ini, sebagai salah satu upaya operator pelabuhan meningkatkan pelayanan penyeberangan yang sesuai dengan perkembangan jaman. Apalagi menghadapi libur panjang saat ini, penggunaan kapal besar diprioritaskan. ”Kami usulkan untuk prioritas kapal besar dan penambahan kapal beroperasi,” ujarnya.

Kapal baru milik perusahaan plat merah ini, disebut - sebut memiliki kapasitas jumbo. Bahkan paling jumbo dari kapal yang beroperasi di lintas Ketapang - Gilimanuk.  KMP Portlink VII mampu membawa ratusan kendaraan dan orang, karena berkapasitas truk besar 85 unit, truk sedang 20 unit, kendaraan kecil hingga 50 unit dan 788 orang penumpang.

Menurut Ryan, dengan kapal yang berkapasitas dan interior yang modern, ramah anak dan wisata bisa menjadi pengalaman berharga bagi pengguna jasa pelayaran. ”Kami utamakan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jasa penyeberangan,” ungkapnya.

Setiap harinya ribuan orang dan kendaraan, baik wisatawan logistik dari Jawa menuju Bali maupun sebaliknya melintas masuk dan keluar melalui Pelabuhan Ketapang - Gilimanuk. Sehingga disebut juga sebagai urat nadi perekonomian Jawa- Bali, sehingga selalu memerlukan peningkatan pelayanan.

Namun demikian, apabila penyeberangan penghubung kedua pelabuhan ini terganggu, maka perekonomian juga terganggu. Contoh, ketika terjadi cuaca buruk di Selat Bali, maka distribusi logistik dari Jawa menuju Bali terganggu.

Beroperasi kapal tambahan berukuran jumbo milik ASDP, menurut Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk Letda Laut (P) Bayu Primanto, membantu memperlancar antrean panjang kendaraan yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Ketapang. ”Antrean kendaraan ramai lancar,” ungkapnya.

Situasi Pelabuhan Gilimanuk ini berangsur terurai, karena ada KMP Portlink VII yang mampu membawa kendaraan lebih banyak dari kapal lain yang lebih dulu beroperasi. ”Dengan pengunaan kapal besar secara permanen di Lintas Ketapang Gilimanuk bisa memperlancar lalu lintas kendaraan, apalagi saat ini sering cuaca buruk dan libur sekolah, wisatawan meningkat,” terangnya. [*]

 

 

Editor : Hari Puspita
#DSDP #jembrana #penyeberangan #ketapang gilimanuk