Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung Wayan Suyasa tak menampik bahwa pipa yang bocor di kawasan Bypass Ngurah Rai tersebut adalah pipa milik Perumda Tirta Mangutama Badung. “Ya, itu sambungan pipa kami yang bocor,” terang Suyasa.
Kata dia, kebocoran sambungan pipa tersebut karena tekanan pengiriman air terlalu tinggi. Sebab, pihaknya mengalirkan air ke wilayah Kuta Selatan sebesar 230 liter per detik. “Tekanannya terlalu tinggi, itu untuk pelayanan air minum di wilayah Kuta Selatan. Kami mengirim dari IPA Belusung,” bebernya.
Ia juga telah mengerahkan pemborong untuk langsung memperbaiki pipa yang bocor tersebut. Karena muncratan air tersebut tergolong sangat tinggi hampir setinggi 6 meter lebih. “Pemborong sudah langsung melakukan perbaikan di lapangan. Kami juga langsung menuju lokasi,” terangnya.
Sementara ia juga mohon permakluman layanan air bersih mengalami gangguan sementara khusus di wilayah Kuta Selatan. Adapun daerah ganggung yakni daerah Bypass Ngurah Rai, masyarakat simpangan, Kampus Unud, Puri Gading, Taman Penta, Pura Pengulapan, masyarakat Ungasan, Pecatu, dan sekitarnya.
Namun perbaikan tersebut ditarget selesai dalam waktu satu hari saja. “Untuk sementara pelanggan mengalami gangguan sebentar, saya menargetkan perbaikan hari ini sudah selesai. Karena pekerja sudah di lokasi,” pungkasnya. [made dwija putra/radar bali]
Editor : Hari Puspita