JIMBARAN, radarbali.jawapos.com – Ketua Pengempon Pura Dalem Batu Maguwung, Jimbaran, I Nyoman Saputra Yasa, secara tegas membantah informasi yang beredar di media sosial mengenai penutupan akses menuju pura oleh pihak PT Jimbaran Hijau. Ia menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan berpotensi menyesatkan masyarakat.
"Saya ingin meluruskan pemberitaan di media sosial yang mengatakan bahwa akses ke Pura Dalem Batu Maguwung ditutup. Faktanya, pihak PT Jimbaran Hijau tetap memberikan akses jalan dan pelayanan yang baik kepada umat," ujar Saputra Yasa.
Menurutnya, hingga saat ini, akses menuju Pura Dalem Batu Maguwung tetap dibuka oleh PT Jimbaran Hijau selaku pemilik lahan di kawasan tersebut. Bahkan, perusahaan tersebut secara aktif memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang berlangsung di pura.
Saputra Yasa mengungkapkan bahwa kontribusi dari PT Jimbaran Hijau tidak hanya sebatas pemberian akses.
- Kontribusi Acara Keagamaan: "Setiap kali ada upacara piodalan, mereka bahkan turut memberikan kontribusi dan bantuan," jelasnya.
- Perhatian untuk Pura Lain: Perhatian ini juga diberikan kepada pura-pura lain di wilayah Jimbaran. Semua pura yang berada di kawasan tersebut, termasuk Pura Merejeng, tetap memiliki jalan akses yang dapat digunakan umat Hindu.
- Akses ke Pura Merejeng: Khusus untuk Pura Merejeng yang lahannya dikelola oleh Manajemen Raffles, pengelola bahkan menyediakan kendaraan buggy dari area parkir untuk mengantar umat saat piodalan.
Saputra Yasa menyayangkan munculnya isu tak berdasar di media sosial yang menuduh adanya pelarangan dari pihak investor. Ia menilai kabar ini berasal dari pihak yang tidak memahami kondisi di lapangan dan dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
"Pemberitaan di media sosial yang mengatakan investor melarang akses ke pura tidak benar sama sekali. Kami harapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang tidak berdasar dan sebaiknya memastikan informasi terlebih dahulu kepada pihak terkait," tegasnya.
Lebih lanjut, Saputra Yasa menyampaikan apresiasi mendalam kepada PT Jimbaran Hijau atas kepedulian dan kontribusi mereka terhadap kegiatan adat dan keagamaan di Jimbaran.
"Hubungan kami dengan pihak perusahaan selama ini harmonis. Mereka tidak hanya memberikan akses, tetapi juga turut menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan pura," tutupnya.
Melalui klarifikasi ini, ia berharap masyarakat dapat menerima informasi yang benar dan mengajak seluruh pihak untuk menjaga keharmonisan dan kerjasama yang sudah terjalin demi kelestarian nilai-nilai budaya dan spiritual di Jimbaran.***
Editor : M.Ridwan