DENPASAR, radarbali.id– Hadirnya para supporter tamu masuk ke stadion Kapten I Wayan Dipta , Gianyar saat laga kandang Bali United juga menjadi perhatian dari para supporter Bali United.
Bahkan persoalan ini pun sudah dibahas saat pertemuan para supporter dengan pihak manajemen beberapa waktu lalu.
Hal tersebut diunggkapkan Ketut Subudi, pentolan supporter dari Sementon Bulldog saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Bali kemarin.
“Kami sudah sempat berbincang dengan pihak manajemen (Bali United). Kami melihat dari pengelaman terakhir melawan Persis Solo yang dimana terjadi gesekan antar supporter di tribun sayap dan VIP. Kami bilang ke manajemen, kalau tidak diperbolehkan supporter tamu datang, mending jangan,” tegasnya.
Pria asal Buleleng tersebut melanjutkan, jika kembali terjadi gesekan antar supporter maka akan berdampak dengan mencoreng nama Bali United.
“Kami dari para supporter tentu juga harus ikut berperan dengan memberikan masukan ke manajemen,” tegasnya.
Persoalan kehadiran supporter tim tamu datang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta dalam laga kandang Bali United memang terus berulang dan seolah terjadi pembiaran.
Beragam kejadian padahal pernah terjadi. Seperti keributan saat Bali United melawan Arema Malang hingga kejadian Persis Solo beberapa waktu lalu.
Namun pihak manajemen Bali United memilih untuk “pura-pura” tuli dan menutup mata tentang kejadian-kejadian tersebut.
Kepentingan penjualan tiket tampaknya diatas segalanya dibanding dengan risiko yang terjadi. Jika memang Bali United ingin mendatangkan tim tamu, seharusnya yang penting dilakukan adalah sejak awal melakukan gugatan aturan dari PT. Liga Indonesia Baru (LIB) tentang hal tersebut.***
Editor : M.Ridwan