Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pusing Serdadu Mandul Tanpa Gol, Johnny Jansen : Sepertinya Kita Lupa Caranya Bikin Gol

I Wayan Widyantara • Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:25 WIB
PUSING TIMNYA MANDUL: Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen. (miftahuddin/radar bali)
PUSING TIMNYA MANDUL: Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen. (miftahuddin/radar bali)

 

GIANYAR, Radar Bali.id- Usai Bali United FC berbagi poin dengan skor kacaamata saat melawan Persita Tangerang setelah bermain imbang tanpa gol dalam lanjutan pekan ke-10 BRI Super League 2025/26.

Laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu (25/10/2025) malam itu berjalan ketat meski Bali United tampil dominan sepanjang pertandingan.

Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, mengakui bahwa timnya tampil menguasai permainan namun gagal memanfaatkan peluang yang ada. ”Kita bisa mendominasi pertandingan, tapi saya rasa kita hampir lupa cara bikin gol,” ujar Jansen usai pertandingan.

”Ada beberapa kesempatan bagus, termasuk dua peluang dari Kadek Agung, yang seharusnya bisa menjadi gol," sebutnya.

Menurut pelatih asal Belanda itu, masalah utama bukan pada minimnya peluang, tetapi pada penyelesaian akhir yang belum maksimal. ”Kita mengelola permainan dengan baik dan punya banyak kesempatan. Tapi tidak menang, artinya kita harus berpikir tentang bagaimana striker bisa lebih efektif,” kata Jansen.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tim masih dalam proses dan membutuhkan waktu untuk menemukan kestabilan. ”Sekarang kita sedang membangun tim baru. Kita ingin membuatnya lebih baik dan lebih stabil. Di awal musim kita mencetak banyak gol, tapi juga sering kebobolan. Sekarang kita lebih solid, hanya saja kehilangan sentuhan akhir di depan gawang,” jelasnya.

Jansen juga menepis anggapan bahwa lini depan menjadi masalah utama timnya. Ia menyebut bahwa setiap pemain punya tanggung jawab menciptakan peluang dan menyelesaikannya. ”Kalau tim tidak bisa bikin peluang, tentu saja striker juga tidak bisa berbuat banyak. Tapi sekarang tim sudah menciptakan banyak peluang, tinggal bagaimana kita menyelesaikannya menjadi gol,” tambahnya.

Sementara itu, gelandang bertahan Kadek Agung yang tampil cukup impresif dalam laga tersebut, mengaku kecewa tim belum bisa meraih kemenangan di depan pendukung sendiri. ”Saya rasa semua pemain sudah bekerja keras untuk mendapatkan tiga poin di pertandingan ini, tapi sayangnya belum bisa,” ujar Kadek.

Pemain asal Tabanan itu juga menyoroti penyelesaiannya yang belum sempurna meski sempat memiliki beberapa kesempatan emas. ”Saya punya hampir tiga kesempatan tadi. Mungkin ini masalah keputusan saja. Saya harus latihan lebih keras lagi supaya bisa mengambil keputusan yang lebih baik di depan gawang,” katanya.

Kadek berharap hasil imbang ini menjadi pelajaran bagi tim untuk tampil lebih tajam di laga berikutnya. ”Kami semua ingin memberi hasil terbaik untuk suporter. Semoga di pertandingan selanjutnya kami bisa mendapatkan tiga poin,” tutupnya.

Dengan hasil imbang ini, Bali United masih tertahan di papan tengah klasemen sementara. Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu akan berusaha bangkit saat menghadapi laga tandang pekan depan, dengan misi utama: menemukan kembali sentuhan gol mereka yang hilang.[*]

Editor : Hari Puspita
#Johnny Jansen #serdadu tridatu #Super League #bali united #pelatih bali united