Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sambut Nyepi, Gubernur Koster Gelar Lomba Ogoh-Ogoh Tahun 2023

M.Ridwan • Senin, 9 Januari 2023 | 18:16 WIB
LESTARIKAN BUDAYA: Gubernur Bali, Wayan Koster kembali menggelar lomba Ogoh-Ogoh menyambut hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1945 atau 2023. (Foto: Pemprov Bali for Radar Bali)
LESTARIKAN BUDAYA: Gubernur Bali, Wayan Koster kembali menggelar lomba Ogoh-Ogoh menyambut hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1945 atau 2023. (Foto: Pemprov Bali for Radar Bali)
DENPASAR, Radar Bali-Gubernur Bali, Wayan Koster kembali menggelar lomba Ogoh-Ogoh menyambut hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1945 atau 2023. Berbeda dengan 2022, lomba Ogoh-Ogoh tahun ini tidak ada pembatasan jumlah peserta yang mengarak Ogoh-Ogoh, karena tidak ada kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terkait pandemi Covid-19.

Gubernur Koster menjelaskan lomba Ogoh-Ogoh se-Bali sebagai upaya mewadahi kreativitas para yowana Bali. Sebelumnya, Pemprov Bali menggelar lomba serupa pada tahun 2019 dan 2022. Pada 2020 dan 2021 lomba ditiadakan karena pandemi Covid-19. Gubernur Koster sangat menyadari bahwa generasi milenial Bali memiliki talenta dan jiwa seni sangat tinggi. Hal ini dibuktikan lewat berbagai kreasi seni, di antaranya ogoh-ogoh. Talenta kreatif ini harus terus disemai, dipupuk, dan diberikan ruang agar tumbuh subur dan berkembang menjadi sumber nilai kehidupan dan penghidupan masyarakat Bali.

"Lomba Ogoh-Ogoh adalah salah satu bentuk apresiasi Gubernur Bali terhadap kreativitas generasi muda (yowana) se-Bali dalam perayaan Hari Raya Nyepi melalui cipta peradaban seni. Sehari sebelum Hari Raya Nyepi diadakan Upacara Bhuta Yadnya (Tawur Kasanga)
yang dimaknai sebagai penyucian atau pemarisudha Bhuta Kala, yaitu kurban suci kepada unsur-unsur alam (panca maha bhuta). Dalam rangkaian upacara Bhuta Yadnya tersebut terdapat bagian yang disebut Nyomya Bhuta Kala, yaitu menyucikan Bhuta Kala agar menjadi tenang (somya), tenteram, dan berada pada tempatnya setelah mendapatkan persembahan. Pembuatan dan pengarakan Ogoh-Ogoh inilah digunakan sebagai yantra atau simbol dari kegiatan Nyomya Bhuta Kala," ucap Gubernur Koster.

Adapun kriteria Ogoh-Ogoh yang akan dilombakan pada tahun 2023 sebagai berikut.
(1) Ogoh-Ogoh dibuat baru terkait perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1945 atau tahun 2023 Masehi; (2) Penilaian Ogoh-Ogoh dilaksanakan di tempat (balai banjar, balai desa, atau tempat lain) sebelum Ogoh-Ogoh diarak dalam parade;
(3) Ogoh-ogoh dibuat dari bahan-bahan alami yang ramah lingkungan
(tidak diperbolehkan menggunakan sterofoam, spon, dan plastik sekali pakai);
(4) Tinggi Ogoh-Ogoh 3 - 5  meter diukur dari atas alas (beti/kotak);
(5) Bentuk Ogoh-Ogoh bercirikan tradisi Hindu Bali dengan tidak menampilkan unsur politik, SARA, dan pornografi; dan (6) Ogoh-Ogoh dapat berwujud Santa Rupa (figur kedewataan) atau Rudra Rupa (figur keraksasaan).

Unsur penilaian lomba Ogoh-Ogoh mencakup estetika (tema, bahan, konstruksi, anatomi/proporsi, ekspresi, dan kreativitas); etika (busana, gelungan, pepayasan), religius (sumber sastra, nilai-nilai filosofis). Gubernur Bali akan memberikan penghargaan bagi juara Lomba Ogoh-Ogoh 2023 dengan rincian
9 terbaik I tingkat Kabupaten/Kota se-Bali masing-masing memperoleh penghargaan berupa uang Rp50 juta dan piagam penghargaan, 9 terbaik II tingkat Kabupaten/Kota se-Bali  Rp35 juta dan piagam penghargaan, 9 terbaik III tingkat Kabupaten/Kota se-Bali Rp25 juta dan piagam penghargaan. Selain penghargaan di atas, 3 nominasi terbaik masing-masing kecamatan se-Bali (selain yang mendapat peringkat terbaik I,II, dan III
di Kabupaten/Kota) memperoleh hadiah uang masing –masing sebesar
Rp5 juta dan piagam penghargaan. Hadiah dikenakan Pajak PPh. sesuai ketentuan yang berlaku.

Pendaftaran lomba dimulai 5-22 Februari 2023 secara online melalui link https://cutt.ly/pendaftaran-lomba-ogohogoh2023.  Penilaian tingkat kecamatan dilaksanakan 1-10 Maret 2023. Tiga Ogoh-Ogoh terbaik akan diajukan pada penilaian tingkat kota/kabupaten 13-20 Maret 2023. Selanjutnya tim juri masing-masing kota/kabupaten menetapkan 3 Ogoh-Ogoh peringkat terbaik I, II, dan III yang diumumkan pada 23 Maret 2023.

Meskipun tidak ada pembatasan, Gubernur Koster mengimbau generasi muda mengarak Ogoh-Ogoh dengan tertib
dan disiplin. (adv/ken)

  Editor : M.Ridwan
#menyambut Nyepi #gubernur koster #sambut nyepi gelar lomba ogoh-ogoh #gubernur bali wayan koster #lomba ogoh-ogoh