Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pesona Pohon Flamboyan yang Berbunga, Sulap Taman Pancing Denpasar Bak Negeri Sakura Jepang

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Rabu, 20 Desember 2023 | 11:30 WIB
PESONA SUASANA: Bunga Flamboyan di Taman Pancing Pemogan Denpasar bernuansa serasa berada di negeri Sakura Jepang
PESONA SUASANA: Bunga Flamboyan di Taman Pancing Pemogan Denpasar bernuansa serasa berada di negeri Sakura Jepang

DENPASAR, radarbali.id- Kawasan Taman Pancing di Pemogan Denpasar nampak makin memesona dengan bunga flamboyan yang bermekaran. Pemadangan ini pun sempat viral di sosial media lantaran visualnya bak di Negeri Sakura, Jepang.

Ketua Komunitas Tukad Badung, I Ketut Suastika menyampaikan pohon flamboyan tersebut sudah ada sejak tahun 2016 atau 2017. Jumlahnya berkisar 200 hingga 500 yang berjejer dari jembatan besar yang berbunga pada bulan November sampai Maret.

Sejak kehadirannya di Taman Pancing, lokasi tersebut sudah viral dan semakin membludak didatangi pengunjung pada tahun 2019.

Baca Juga: Gedung Anyar Milik BPBD Buleleng Tuntas Dikerjakan, Target Dihuni Tahun Depan

"(Ramai pengunjung ,red) mungkin masyarakat juga jenuh dan ingin rekreasi baru. Mumpung ada rekreasi di perkotaan ya bermainnya di taman pancing dan ini gratis tidak dipungut biaya sama sekali," tuturnya, kemarin (19/12).

Diakuinya pohon flamboyan ini memiliki daya tarik tersendiri yang mengundang pengunjung untuk berfoto maupun sekedar menikmati pemandangan. Terlebih pohon flamboyan ditanam dari bantaran timur dan barat dengan total 6 km.

"Mungkin suasananya seperti di Jepang. Jadi Taman Pancing ini Jepang-nya Bali. Pemandangan sungai dan bisa melihat pemandangan Gunung Agung bagus sekali untuk spot foto," sambungnya.

Baca Juga: Tembus Pasar Luar Negeri, tapi Jumlah Pengrajin Ukir Tulang di Tampaksiring Gianyar Malah Berkurang

Pengunjung biasanya ramai sejak pukul 15.00 hingga 23.00 WITA. Pihak desa juga telah melakukan patroli keamanan bersama Polsek Densel agar para pengunjung merasa nyaman selama berwisata.

Terkait pengelolaan dilaksanakan dari Balai Wilayah Sungai Bali Penida. Sementara perawatan pohon dilakukan setahun sekali dengan merapikan potongan-potongan pohonnya supaya tidak terlalu melebar. Rontokan bunganya pun langsung dijadikan pupuk di sana.

Kendati demikian, pihaknya tak bisa menambah pohon lagi lantaran sudah penuh dan mepet. Pengunjung yang datang pun tak hanya berasal dari Kota Denpasar.

Baca Juga: Brutal! 10 Orang Remaja Diduga Geng Motor Keroyok Kadek hingga Babak Belur, Begini Gegaranya

"(Pengunjung kebanyakan, red) luar Denpasar. Kalau lihat pohon biasanya kebanyakan selebgram dan buat konten," kata Suastika.

Salah satunya Olivia, 20, asal Singaraja yang memilih berekreasi ke Taman Pancing lantaran pemandangannya.

"(Ke Taman Pancing, red) ingin mancing, terus pingin foto-foto. Terutama ini kan pohonnya juga bagus, cantik-cantik. Bagus, kayak di Jepang gitu," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengetahui keberadaan pohon ini dari sosial media Instagram. Selama libur, ia menyempatkan diri untuk mengunjungi Taman Pancing. Jadi sudah kedua kalinya. Paling lama saya di sini dua sampai tiga jam," sambungnya.***

Editor : M.Ridwan
#denpasar #Negeri Sakura #flamboyan #pemogan #jepang #mekar #taman pancing