DENPASAR, radarbali.id- Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwuung akan ditutup sementara selama gelaran internasional The 10th World Water Forum (WWF). Untuk diketahui, WWF akan diselenggarakan pada tanggal 18 - 24 Mei 2024 mendatang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bali, I Made Teja ungkap penutupan dimulai dari tanggal (17/5) mendatang.
"Ya ditutup dari tiga hari sebelum itu (WWF, red) sudah mulai (ditutup, red). Tutup dulu sambil menata, sampai tanggal 25 Mei," tuturnya, kemarin (23/4/2024).
Baca Juga: Bersuka Cita, Upacara Ngenteg Linggih di Griya Jumpung Ditutup dengan Perang Tombak
Skema penutupannya pun akan sama dengan ketika masa perhelatan G20 tahun 2022 lalu, yang mana juga dilakukan penutupan TPA Suwung.
"Ya sampah di kota mulai tanggal 18 Mei, sampah-sampah itu suruh naik dulu, masukin semua, kayak G20 juga. Nanti di TPS3R digerakkan, sehingga bisa masuk," sambungnya.
Disinggung terkait TPST di Kota Denpasar yang belum maksimal, dirinya enggan menjawab karena masih ranah urusan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar.
Baca Juga: Lagi, Komplotan Pengedar Sabu-Sabu di Buleleng Digulung
"Itu urusan Kota Denpasar. Intinya, sama saja sih. Harus mengikuti aturan itu. (Soal mencari rekanan, red) ya itu urusan Denpasar sih kalau teknisnya itu ya," kata Teja.
Diberitakan sebelumnya, Pemkot Denpasar melalui Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa telah memetakan skema selama penutupan TPA Suwung.
Pertama yakni dengan memaksimalkan depo-depo sampah yang ada di Kota Denpasar. Pihaknya juga akan memanfaatkan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) yang ada di Kota Denpasar.
Baca Juga: Proses Hukum Kasus Rokok Tanpa Cukai di Jembrana Jalan Terus, Begini Nasib Pelakunya
"Kita akan maksimalkan (TPS3R, red). Tadi arahan saya langsung di hadapan kepala desa/lurah untuk melakukan tata kelola sampahnya di masing-masing desa/kelurahan," ungkapnya.***