Jelang Idul Adha 1445 H, Ratusan Hewan Kurban di Kampung Jawa Denpasar Dinyatakan Sehat, Begini Ciri-cirinya
Ni Made Ari Rismaya Dewi• Jumat, 14 Juni 2024 | 19:29 WIB
SEHAT: Petugas dari Dinas Peternakan Kota Denpasar sedang mengecek kesehatan mulut Kambing yang di jual untuk kurban di Kampung Jawa Denpasar (13/6/2024)
DENPASAR, radarbali.id - Kawasan Kampung Jawa di Dusun Wanasari, Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara nampak dipadati oleh penjual hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha 1445 H tahun 2024.
Lokasi ini pun menjadi atensi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Pertanian (Distan) melalui pemeriksaan kesehatan hewan kurban, kemarin (13/6).
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Kota Denpasar, drh. Ni Made Suparmi ungkap pihaknya sudah memeriksa secara langsung dengan melibatkan lima orang petugas dan tiga dokter hewan.
"Tujuan dari pemeriksaan ini adalah ternak-ternak yang dijual itu dalam kondisi yang sehat, jadi nanti bisa dijual. Dan akan diperiksa lagi setelah dipotong untuk daging kurbannya," ujarnya.
Apabila ada temuan hewan kurban yang sakit, pihaknya akan menganjurkan agar diisolasi dan diobati, serta tak dijual dulu. Berdasarkan pemeriksaan, para penjual hewan kurban sudah memperhatikan kesejahteraan hewannya dengan memberikan makan dan minum secukupnya; memberikan jetuk nipis; air hangat; hingga tidak ditempatkan di tempat yang panas.
"(Jumlah hewan kurban, red) sekitar ratusan. Sudah aman dari pemeriksaan fisik, pemeriksaan dengan kasat mata, dan dengan melihat gejala performance-nya. Dari anamnesa kepada pemilik juga ternaknya sehat," sambungnya.
Dalam pemeriksaan ini, Distan Denpasar memfokuskan pada penjual di bagian atas Jalan Maruti dan sekaligus melakukan pendataan yang dijual di masing-masing lokasi.
Adapun jumlah penjual hewan kurban di Jalan Maruti secara keseluruhan di bagian atas dan bawah yakni tujuh titik.
"Jadi ternak tetap dalam kondisi sehat, tidak stres. Kemudian kapasitas kandang penjualan juga diperhatikan biar tidak terlalu penuh atau sesak. Disesuaikan dengan luas kandang dan jumlah ternaknya," kata Suparmi.
Distan Kota Denpasar dalam kesempatan ini turut mengimbau para penjual ternak agar selalu memperhatikan kesejahteraan dan kesehatan hewan ternaknya menjelang Idul Adha 1445 H.
Lebih lanjut, pemeriksaan akan dilanjutkan dengan ante mortem pada tanggal (16/6) mendatang dan melibatkan 18 petugas dari Distan Kota Denpasar dan 100 mahasiswa FKH Universitas Udayana di masjid/mushalla di Kota Denpasar.
Dilanjutkan dengan pemeriksaan post mortem pada tanggal (17/6) dan (18/6) di Kota Denpasar. Adapun pemeriksaan post mortem bertujuan untuk memastikan kondisi daging-daging yang akan dikonsumsi oleh masyarakat aman dan sehat.
"Harapannya dengan pemeriksaan itu, daging yang dikonsumsi pada saat Hari Raya Idul Adha aman untuk masyarakat," tuturnya.***