Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ketika Gift Kekinian Diminati Pelajar Denpasar, Innov Party Bali Terima Puluhan Orderan Tiap Harinya

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Selasa, 14 Januari 2025 | 02:28 WIB

 

MERINTIS: Pemilik Usaha Innov Party Bali, Irma Cahyani (kiri) dan Ni Putu Novia Trisna Dewi (kanan) merintis usahanya sambil kuliah.
MERINTIS: Pemilik Usaha Innov Party Bali, Irma Cahyani (kiri) dan Ni Putu Novia Trisna Dewi (kanan) merintis usahanya sambil kuliah.

Buket bunga, balon hias, hingga bingkai foto menjadi pilihan anak-anak muda untuk merayakan momentum ulang tahun maupun wisuda. Tren ini pun dijadikan peluang usaha oleh Ni Putu Novia Trisna Dewi dan Irma Cahyani sejak tahun 2016.

DUA  pemudi ini, mulai merintis usaha Innov Party Bali sebagai usaha sampingan sambil kuliah. Ia pun memanfaatkan skill desainnya dan momentum viralnya gift (hadiah) kekinian di tahun 2016. Ditambah saat itu masih jarang usaha yang berjualan gift. ”Kebetulan kuliah harus biaya sendiri dan harus punya extra money juga untuk bayarnya. Jadi waktu itu mikir cari uang tambahannya,” ujar Novia.

Berawal dari balon angka, jenis produk yang dijual merambah ke perlengkapan pesta ulang tahun dan gift ulang tahun hingga wedding. ”Kalau hadiahnya yaitu bingkai-bingkai kaca. Seperti kolase angka, cetak foto, dan lukisan-lukisan digital. Yang best seller-nya ada jam custom yang bahannya dari bingkai kayu,” sambungnya.

 Baca Juga: Gegara Cuaca Ekstrem, Produktivitas Turun, Harga Cabai Rp 110 Ribu Per kilogram

Tiga tahun kemudian, Novia dan Irma akhirnya membuka toko offline di Jalan Wibisana Barat Nomor 63, Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar. Dalam satu hari, paling sepi Innov Party Bali bisa menerima 20 orderan.

Kalau ramai, ia bisa menerima orderan di atas 50 pcs  hingga 100 pcs. Bahkan rata-rata omzet yang bisa diraup usaha ini dalam sebulan mencapai Rp 25 juta atau di bawah Rp50 juta. ”Peminatnya ada dari pelajar, mahasiswa, kantoran juga ada. Jadi kalau dari range umurnya, mungkin dari 16 sampai 35 tahun,” kata Novia.

 

Harga gift-nya pun terjangkau, mulai dari kategori ekonomis di harga Rp 35 ribu; medium dari harga Rp 55 ribu; dan premium dari harga Rp70 ribu. Sekaligus menjadi daya tarik di kalangan anak muda.

Selain itu juga, proses pengerjaannya yang cepat dengan kualitas yang bagus. Pilihan hadiah juga tak terbatas di bingkai foto saja, ada juga pilihan buket bunga dan bunga artifisial. ”(Pelanggan, red) paling banyak Denpasar. Ada juga dari luar Denpasar dan ke luar kota. (Hanya saja, red) terkendala di bingkai, itu kan ada kacanya, mungkin dia ragu di pengamannya,” paparnya.

Ke depan, ia ingin mengembangkan kembali usahanya dengan penambahan produk dan pemasarannya. Sehingga nantinya bisa menjangkau ke luar kota. Termasuk packaging-nya agar paket aman sampai ke tempat tujuan dan tidak pecah. Diharapkannya juga ke depan agar bisa membuka cabang toko di luar Denpasar.

Untuk anak muda yang mulai kepikiran untuk merintis usaha, ia berpesan agar mulai saja dulu dan jangan terlalu banyak berpikir. ”Kita mulai saja dulu. Manfaatkan skill yang kita punya dan jangan mudah menyerah. Kalau bisnis itu tidak mungkin langsung jadi, harus berproses. Jadi harus tahan-tahan (dari tantangan, red),” ungkapnya. ***

Editor : Made Dwija Putera
#denpasar #gift #bingkai foto #buket bunga #tren