DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Parkir liar kembali memakan korban jiwa. Seorang pengendara sepeda motor PL, 30, asal Atambua, Nusa Tenggara Timur tewas seketika setelah menghantam bagian belakang truk tronton yang terparkir di badan Jalan Cargo Permai, Denpasar Utara, Minggu (18/012026) sekitar pukul 02.48 WITA.
Kasat Lantas (Kepala Satuan Lalu Lintas) Polresta Denpasar Kompol Yusuf Dwi Atmojo, S.I.K., M.H., mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi diketahui bahwa PL mengendarai sepeda motor Honda Supra tanpa plat nomor dan melaju dari arah selatan menuju utara.
Setibanya di depan dealer motor dan sepeda listrik Sundra KM 6, laju motor tak terhindarkan menghantam pantat kanan truk tronton Hino bernopol DK 8603 FV yang terparkir di lajur kiri jalan. Benturan keras membuat korban terpental dan mengalami luka parah di sekujur tubuh.
Petugas yang tiba di lokasi memastikan korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Pria tersebut mengalami luka berat, di antaranya patah pada kedua tangan dan kaki kiri, dagu robek, dahi lecet, pipi kanan sobek, dada lecet, serta pendarahan dari hidung dan telinga.
"Korban dinyatakan meninggal dunia di TKP,” ujar Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Yusuf Dwi Atmojo. Sementara itu, truk tronton tersebut dikemudikan Ma, 73, warga Banyuwangi. Saat kejadian, sopir diketahui memarkir kendaraannya di badan jalan dengan posisi menghadap ke utara.
Unit Laka Lantas Polresta Denpasar langsung melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mendata kerusakan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Polisi juga masih mendalami sejumlah faktor penyebab kecelakaan, termasuk posisi parkir truk, kondisi penerangan jalan, serta kecepatan kendaraan korban.
Baca Juga: Semen Padang Turunkan Eks Striker Athletic Bilbao Lawan Bali United
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras akan bahaya parkir sembarangan di badan jalan, khususnya pada jam-jam rawan saat visibilitas terbatas. “Kerugian material masih dalam pendataan. Kami masih mengumpulkan keterangan lanjutan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” tegas Kompol Yusuf.***
Editor : M.Ridwan