DENPASAR, Radar Bali.id –Nakhoda baru AJI Denpasar terpilih. Ni Kadek Novi Febriani bersama I Putu Supartika akhirnya terpilih memimpin Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Denpasar untuk periode 2026-2029, sebagai ketua dan sekretaris dari Konferta Luar Biasa (KLB).
KLB AJI Kota Denpasar digelar secara sederhana dan khidmat, santai, suasana kekeluargaan, di sekretariat AJI Kota Denpasar di kawasan Jalan Sedap Malam, Denpasar, Selasa (28/4/2026), setelah ketua terpilih sebelumnya, Ayu Sulistyowati, yang terpilih Sabtu 26 Oktober 2024 lalu mengundurkan diri dengan surat resmi, lantaran merasa kondisi kesehatannya yang dirasa tidak memungkinkan untuk menuntaskan kerja secara maksimal sebagai ketua.
Di sisi lain, sekretaris AJI Kota Denpasar, Yohanes Valdi Seriang Ginta tidak bersedia melanjutkan sebagai sebagai pelaksana tugas (Plt), sehingga sesuai AD/ART harus digelar KLB untuk kepengurusan periode 2026-2029.
Ini juga merupakan KLB AJI Denpasar yang pertama kali digelar, sebelum masa kerja habis (seharusnya 2024-2027), setelah Ayu Sulistyowati mengundurkan diri.
“Terima kasih. Kami harap kawan-kawan seluruh anggota AJI Denpasar untuk mendukung kepengurusan baru bekerja maksimal, dengan semangat baru, rasa kebersamaan, kekeluargaan, persaudaraan,” ujar Kadek Novi Febriani, seusai terpilih di KLB yang dihadiri Sekjen Ajindo, Bayu Wardhana dan Korwil AJI Bali, NTB, NTT, Sirtupillaili , dengan tema “Meneguhkan Independensi, Memperkuat Soliditas” tersebut.
Lebih jauh diungkapkan bahwa perjuangan untuk mewujudkan Tri Panji AJI, yakni kemerdekaan pers, jurnalis yang profesional dan jurnalis yang sejahtera membutuhkan soliditas dan kuatnya rasa kebersamaan. Apalagi di tengah masa sulit dunia industry media seperti saat ini.
”Rasa kekeluargaan dan kebersamaan sangat penting untuk meraih Tri Panji AJI,” ungkap Kadek Novei Febriani yang jurnalis Jawa Pos Radar Bali ini, didampingi I Putu Supartika yang merupakan pewarta dari media Tribun Bali. [*]
Editor : Hari Puspita