Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tiga Hari Lagi Menikah, Calon Pengantin di Bali Malah Bunuh Diri

Yoyo Raharyo • Kamis, 24 Maret 2022 | 02:15 WIB
tiga-hari-lagi-menikah-calon-pengantin-di-bali-malah-bunuh-diri
tiga-hari-lagi-menikah-calon-pengantin-di-bali-malah-bunuh-diri


BANGLI - Hari bahagia calon pasangan pengantin berubah duka. Seorang calon pengantin pria, I Ketut Segara, 26, petani asal Banjar/Desa Pinggan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, malah bunuh diri dengan cara gantung diri di kebun. Bunuh diri yang dilakukan Ketut Segara justru dilakukan di tengah persiapan menikah yang akan dilangsungkan tiga hari lagi.


 


Kejadian bunuh diri calon pengantin, I Ketut Segara, itu diketahui Rabu, 23 Maret 2022 pukul 07.15 Wita.



Menurut informasi yang dihimpun radarbali.id, pada Selasa malam, 22 Maret 2022, korban dan calon istrinya, Ni Kadek Somiani, 18, termasuk keluarga terdekat sempat berembuk soal rencana pernikahan.



Rencana pernikahan berlangsung Sabtu (26/3). Usai rembuk, korban I Ketut Segara masuk ke kamar untuk istirahat. Somiani juga ikut beristirahat.



 


Kemudian, Rabu pagi sekitar pukul 04.00 Wita, Somiani terbangun dan mendapati calon suaminya tidak ada di tempat tidur. 


 


Somiani pun sempat menghubungi Ketut Segara melalui handphone, tapi tidak ada jawaban. Akhirnya, pukul 06.00 Wita, Somiani pulang ke rumahnya untuk mengecek calon suami di rumahnya. Namun tetap tidak ditemukan.


 


Beberapa lama mencari, akhirnya pukuk 07.15 Wita, Somiani mendapat kabar dari keluarga bahwa calon suaminya telah meninggal dunia akibat bunuh diri.


 


Yang mengenaskan, calon pengantin pria itu ditemukan gantung diri di pohon nangka di kebun milik warga bernama Jemawan di Banjar Pinggan. 


 


Kejadian tersebut juga dilaporkan ke Polsek Kintamani. Sesaat kemudian, polisi tiba bersama petugas medis yang mengecek jasad korban.


 


Kasubag Humas Polres Bangli, Iptu I Wayan Sarta membenarkan kejadian tersebut. Polisi telah mengambil tindakan dengan mendatangi lokasi kejadian dan menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 


 


“Tidak ada tanda kekerasan,” kata Sarta.


 


Lanjut Sarta, berdasarkan keterangan petugas medis yang melaksanakan visum luar jenazah menyatakan bahwa benar korban meninggal akibat gantung diri.


 


“Gantung diri di pohon nangka dengan menggunakan seutas tali nilon warna biru panjang 2 meter,” jelasnya.

Editor : Yoyo Raharyo
#bunuh diri #bangli #kintamani