Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Royal Diraja Nusantara: Hadir dengan Komitmen Pengembangan Ekonomi, Pariwisata dan Kebudayaan Bali

Rosihan Anwar • Senin, 4 Maret 2024 | 21:44 WIB
CEREMONY: Penandatanganan Pembentukan PT. Royal Diraja Nusantara di Water Garden Arma Museum, Pengosekan, Ubud, Gianyar, Selasa (27/2/2024).
CEREMONY: Penandatanganan Pembentukan PT. Royal Diraja Nusantara di Water Garden Arma Museum, Pengosekan, Ubud, Gianyar, Selasa (27/2/2024).

 

GIANYAR, radarbali.id - PT. Royal Diraja Nusantara, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan kebudayaan dan pariwisata, resmi hadir di pulau Dewata.

KOMITMEN BERSAMA: PT. Royal Diraja Nusantara Bersama Pelaku Wisata di Bali Dukung Peningkatan Kualitas Pariwisata di Bali
KOMITMEN BERSAMA: PT. Royal Diraja Nusantara Bersama Pelaku Wisata di Bali Dukung Peningkatan Kualitas Pariwisata di Bali

Kehadiran perusahaan di pulau Bali ini ditandai dengan ceremony penandatanganan pembentukan PT. Royal Diraja Nusantara yang dilaksanakan di Water Garden Arma Museum, Pengosekan, Ubud, Gianyar, Selasa (27/2/2024), disaksikan perwakilan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bali dan juga turut hadir Pengelingsir Puri Agung Singaraja dan founder Arma Museum.

Royal Diraja Nusantara merupakan sebuah perusahaan yang didirikan dengan sebuah visi dan misi yang jelas, yakni untuk mendukung peningkatan kualitas pariwisata di Bali, serta memperkenalkan secara lebih luas kebudayaan setempat ke seluruh dunia.

Komisaris PT. Royal Diraja Nusantara, SR. Prasetyawan, menjelaskan, dalam rangka mendukung visi misi yang sudah dicanangkan di atas, PT. Royal Diraja Nusantara turut menggandeng pihak luar negeri dalam menjalankan sistem pengelolaan perusahaan ini. 

Diungkapkan, pembentukan PT. Royal Diraja Nusantara merupakan bentuk kolaborasi bersama dengan dua orang pengusaha dari luar negeri, yakni Lee Kau Lin, PA berasal dari Malaysia dan Dato Sri Zhang Jitang, RPA asal China.

Keduanya termasuk di dalam kelompok pengusaha yang sudah sangat berpengalaman dalam menjalankan berbagai model bisnis, salah satunya adalah di sektor pariwisata dan kebudayaan.

“Keduanya ini aktif di banyak perusahaan, seperti dalam grup bisnis di bagian real estate, keuangan, media, dan juga perfilman yang ada di Malaysia dan juga China. Jadi kami akan berkolaborasi bersama dalam membangun PT. Royal Diraja Nusantara,” ungkap SR. Prasetyawan.

Dikatakan, Lee Kau Lin, PA akan menduduki jabatan sebagai Presiden Direktur PT. Royal Diraja Nusantara, sedangkan Dato Sri Zhang Jitang, RPA menjabat sebagai Direktur PT. Royal Diraja Nusantara.

Pada ceremony penandatanganan pembentukan PT. Royal Diraja Nusantara, terungkap, para pimpinan perusahaan ternyata langsung tancap gas untuk merealisasikan cita-cita perusahaan ini.

Dalam waktu dekat, pihak perusahaan akan mengadakan sebuah event besar bertemakan  kebudayaan, di situ akan dibuat pertukaran kebudayaan antara Bali dan China, melalui rangkaian kegiatan yang tentunya dikemas semenarik mungkin.

Mereka berharap acara ini akan mengulang kesuksesan tahun lalu yang mana kolaborasi mereka telah berhasil mengadakan Chinese World Cultural Conference 2023 di negara china.

Komisaris PT. Royal Diraja Nusantara itu, membeberkan, event tersebut akan digelar di Bali Art Center pada bulan Oktober mendatang dan akan dihadiri tamu undangan dari berbagai negara termasuk negara China.

“Kami akan membuat forum culture exchange antara Bali dan China. Dalam forum itu,  kebudayaan-kebudayaan Bali akan kita bring up, kita akan memaksimalkan space yang ada untuk menampilkan berbagai tari dan budaya. Sedangkan perwakilan dari China akan ikut juga menampilkan kebudayaannya,” jelas SR. Prasetyawan.

Program lanjutan yang akan dibuat dalam kegiatan kebudayaan ini adalah membawa kebudayaan Bali ke level yang lebih tinggi. PT. Royal Diraja Nusantara berkomitmen, akan mengadakan sejumlah pagelaran kebudayaan Bali di berbagai negara.

Peserta yang dibawa dalam tour kebudayaan ini adalah yang terpilih nantinya dari sejumlah audisi yang dibuat. Peserta dengan penampilan terbaik akan dipilih untuk ikut ambil bagian dalam tour tersebut. 

Disamping kegiatan pagelaran kebudayaan, event ini juga akan diisi dengan  forum diskusi ekonomi kreatif dan bisnis. SR. Prasetyawan, menyebut, setidaknya sebanyak 300 enterpreneur yang adalah pengusaha-pengusaha sukses di China akan ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Maka dari itu, momentum ini sangat perlu dimanfaatkan untuk mempresentasikan  peluang-peluang bisnis yang bisa diambil oleh para pelaku bisnis ini di Bali sehingga memberikan kesempatan kepada mereka terlibat dalam putaran ekonomi di bali yang mana tentunya akan menambah berbagai nilai positif bagi masyarakat bali itu sendiri.

“Dalam acara itu, kami juga akan mengundang para pelaku ekonomi kreatif setempat untuk ikut terlibat, bisa melalui kegiatan pameran dan memperkenalkan produk-produk terbaiknya. Target peserta acara yang akan hadir bisa mencapai 500 hingga 1000 orang,” ungkapnya.

Komisaris perusahaan ini, mengungkapkan, kegiatan yang disiapkan diatas termasuk dalam program jangka pendek perusahaan. Pihaknya tidak menutup kemungkinan bahwa kedepannya, perusahaan ini akan mengepakkan sayapnya lebih lebar lagi, ke sejumlah wilayah yang ada di Nusantara melalui kegiatan serupa. 

Untuk saat ini, PT. Royal Diraja Nusantara masih berfokus memantapkan program-program yang akan dibuat di wilayah Bali sebagai pilot projectnya. Jika kegiatan ini berhasil dan sesuai dengan harapan perusahaan, maka kegiatan serupa juga pastinya akan dilaksanakan di berbagai wilayah di Nusantara. (tis) 

 

 

 

Editor : Rosihan Anwar
#biro travel #travel bali #Royal Diraja Nusantara