Alun-alun Gianyar mendadak berubah menjadi hutan mini yang artistik. Sebanyak 618 tanaman bonsai kualitas wahid dari berbagai daerah di Lombok, Bali, hingga Jawa resmi "mejeng" dalam pameran bergengsi bertajuk "Bertabur Bintang Jilid 3".
PEMANDANGAN jadi lebih menyejukkan. Gelaran yang diinisiasi oleh Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Gianyar ini berlangsung meriah mulai 24 April hingga 2 Mei 2026.
Ada yang berbeda pada perhelatan tahun ini. Meski secara jumlah pohon sedikit menurun dibandingkan tahun lalu, Ketua Panitia Pameran, I Wayan Artana, menegaskan bahwa kualitas peserta tahun ini justru melonjak drastis.
Baca Juga: Dari Pameran Bonsai Gelaran PPBI Tabanan 2023 (2):Ada Bonsai Berbanderol Setengah Miliar Rupiah
"Para kolektor kini jauh lebih selektif. Jika dulu satu peserta bisa membawa 10 pohon, sekarang mereka hanya membawa 2 hingga 3 pohon terbaiknya saja. Ini yang membuat pameran kali ini benar-benar berkelas," ujar Artana.
Perubahan signifikan juga terlihat pada Kelas Prospek (Bahan). Jika sebelumnya juri hanya menilai gerak dasar tanaman, tahun ini standar dinaikkan menjadi pola dasar. Artinya, bentuk akhir dari bonsai tersebut sudah harus terbayang dan terencana sejak dini.
Bonsai Sebagai Penggerak Ekonomi Kreatif
Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar sekaligus Ketua PPBI Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama—atau yang akrab disapa Gus Bem—menyampaikan bahwa bonsai bukan sekadar hobi mahal, melainkan sektor ekonomi yang menjanjikan.
- Visi Lingkungan: Membangun kecintaan masyarakat terhadap pelestarian alam melalui seni pemeliharaan tanaman.
- Pertumbuhan Ekonomi: Pameran ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal, sejalan dengan misi Pemerintah Kabupaten Gianyar untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
"Prospek bonsai di Gianyar sangat bagus. Ini bukan sekadar seni, tapi bagaimana kita membangun kecintaan lingkungan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat," tegas Gus Bem.
Dukungan Penuh Pemerintah
Gus Bem memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Gianyar akan terus mendukung berbagai kegiatan komunitas positif. Mulai dari pameran bonsai hingga hobi lainnya seperti lomba burung berkicau, asalkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan berwawasan lingkungan.
Bagi Anda pencinta seni tanaman, jangan lewatkan kesempatan untuk melihat langsung deretan pohon-pohon "bintang" ini di jantung kota Gianyar sebelum pameran berakhir pada awal Mei mendatang.[*]
Editor : Hari Puspita