Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tak Cuma Ketut JG, Selang 2 Hari, Pasien Hidup Ditulis Meninggal Lagi

Didik Dwi Pratono • Jumat, 10 September 2021 | 20:15 WIB
tak-cuma-ketut-jg-selang-2-hari-pasien-hidup-ditulis-meninggal-lagi
tak-cuma-ketut-jg-selang-2-hari-pasien-hidup-ditulis-meninggal-lagi

DENPASAR-Kasus salah input data pasien sembuh dimasukkan dalam daftar pasien meninggal oleh oknum Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar terus viral.


Viral karena selain dinilai tak professional, keteledoran yang berakibat fatal ini juga terjadi secara berulang.


 


Informasi terbaru yang diterima Jawa Pos Radar Bali, selain pasien Ketut JG asal Buleleng namun tinggal di Denpasar, polisi juga menemukan adanya kasus serupa.


 


Pasien ini adalah Dwi WB. Sama halnya dengan Ketut JG, Dwi juga dimasukkan ke dalam data pasien meninggal dunia meski sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19.


 


“Kejadiannya hanya berselang dua hari saja. Ketut JG tanggal 4 September 2021, sedangkan Dwi WB pada 6 September 2021,”ujar sumber polisi.


 


Untuk itu, atas kejadian ini, pihaknya akan melakukan penyelidikan dan memeriksa para pihak terkait termasuk pihak Diskes Denpasar atas keteledoran input data.


 


“Prinsipnya kami akan minta keterangan. Pihak terkait akan kami panggil termasuk tidak menutup kemungkinan kadiskes (Denpasar) maupun kasi surveillance dan imunisasi. Agar semua clear bagaimana kejadian atau kesalahan ini bisa berulang,” tukas sumber.


 


Sayangnya terkait informasi polisi, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi yang dikonfirmasi enggan berspekulasi terkait pemeriksaan.


 


Jubir Polresta Denpasar ini mengaku bahwa belum dapat informasi tersebut.


 


Oleh sebab itu dia akan berkoordinasi dengan pihak Reskrim. "Datanya belum masuk ke Humas. Saya cek dulu ke bagian Reskrim," tukas Sukadi.


 


 

Editor : Didik Dwi Pratono
#diskes #rsud wangaya #polresta denpasar #kemenkes