Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui jelas kronologi kejadiannya. Sebab, belum ada keterangan resmi dari Kapolsek Denpasar Selatan maupun Jubir Polresta Denpasar.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali dari sejumlah sumber mengatakan, korban Fitran Robby Firdaus, 39, asal Jakarta ini ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumah. Selain korban tewas, ada juga seorang turis India di dalam rumah kontrakan. Namun, turis India dalam kondisi selamat. Turis India itu diketahui bernama Rajesh Seen, 30. Dia hanya mengalami luka robek pada dahi, kepala bagian belakang dan lebam pada leher.
"Korban meninggal dunia karena alami pendarahan. Ada 3 luka robek pada bagian kepala belakang. Lebam di bagian bahu kiri dan luka gores di bagian pinggang kiri," kata sumber petugas Polsek Densel, Sabtu malam 13 Mei 2023.
Polisi mengatakan, untuk lelaki India bernama Rajesh Seen, 30, hanya alami luka robek pada dahi, kepala bagian belakang dan lebam pada leher. Dia berhasil diselamatkan oleh temannya yang juga turis India bernama Sunny Kumar. Dan kini dirawat di RS Bali Mandara. "Ya. Dua korban ini terkunci di dalam kamar. Beruntung, saksi Sunny Kumar datang ke TKP," jelas sumber polisi.
Sunny Kumar, kata polisi, tinggal tak jauh dari TKP. Dia hendak berkunjung ke TKP karena berteman dengan kedua temannya (korban). Ketika masuk ke dalam rumah, saksi menenukan bercak darah. Saksi kemudian membuka kamar yang kuncinya masi nyentol. Di sana, dia terkejut karena keduanya tergeletak bersimbah darah. Seorang meninggal dunia, sedangkan salah seorang temannya lagi alami luka-luka dan dilarikan dengan ambulance ke Rumah Sakit Bali Mandara.
"Sedangkan dua orang temannya lagi (diduga pelaku penganiayaan), yang juga tinggal di TKP sudah kabur entah kemana," kata sumber mengutip keterangan para saksi.
Saksi mengaku, ketemu dan berkenalan dengan para terduga pelaku di Kuta, Kamis 10 Mei 2023. "Dua terduga pelaku yang masih dikejar itu mengaku tidak memiliki tempat tinggal. Karena sama-sama asal India, dua terduga pelaku yang kabur itu diajak tinggal di TKP," tambah sumber.
Dari informasi lain yang diperoleh, peristiwa ini berawal ketika dua pelaku dan dua korban mengkonsumsi miras Sabtu 13 Mei 2023 sekitar pukul 03.30 dini hari. Tiba-tiba, dua pria India menyerang keduanya mengunakan balok. "Selanjutnya pelaku mengunci saksi dan korban didalam kamar, lalu kabur membawa uang dan HP milik dua korban. Menurut para saksi seperti itu," tambah sumber ini. Dikatakan, kini pihaknya masih mengejar kedua pria India tersebut.
Temuan ini menjadi heboh, unit identifikasi Polresta Denpasar tiba di tempat langsung melakukan olah TKP, setelah itu jenazah lelaki Jakarta ini dievakuasi menuju RS Sanglah menggunakan ambulance BPBD Kota Denpasar.
Tekait ini Kapolsek Denpasar Selatan AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari SE belum bisa dikonfirmasi. Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Sukadi pun belum bisa berkomentara banyak. "Saya cek dulu ke anggota di Densel. Kalau benar ada kejadian, pasti diselidiki. Sabar ya," tutupnya. (dre) Editor : Donny Tabelak