Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Macet Krodit Puluhan Kilometer Menuju Pelabuhan Gilimanuk Berjam-jam, Berikut Ini Dugaan Penyebabnya

I Wayan Widyantara • Minggu, 15 Maret 2026 | 19:09 WIB

ROMBONGAN PEMUDIK NAIK BUS : Sebuah rombongan bus dari Jepara Tengah melewati Tabanan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Minggu hari ini (15/3/2026). (miftahuddin/radar bali)
ROMBONGAN PEMUDIK NAIK BUS : Sebuah rombongan bus dari Jepara Tengah melewati Tabanan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Minggu hari ini (15/3/2026). (miftahuddin/radar bali)

 

GILIMANUK, Radar Bali.id - Ada beberapa faktor yang saling tumpang tindih sehingga menciptakan "macet horor" hari ini. Banyak faktor yang saling tumpeng tindih dan lonjakan yang luar biasa itulah yang bikin suasana kemacetan luar biasa menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Parada pemudik dari Bali cenderung melakukan mudik lebih awal, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Ini dilkukan karena liburan Lebaran tahun ini bedekatan dengan hari raya Nyepi.

Jadi ini dilakukan untuk menghindari penutupan total pelabuhan saat Hari Raya Nyepi yang akan jatuh pada 18-20 Maret 2026 mendatang.

Selain itu juga memang  terjadi ledakan jumlah mobil pribadi dan sepeda motor secara bersamaan di akhir pekan ini. Ini jumlahnya memang di luar dugaan.

Kapasitas Dermaga Terbatas: Meskipun ASDP sudah menambah operasional menjadi 35 kapal (dari normalnya 28 kapal), kecepatan bongkar muat di dermaga tetap memiliki batas maksimal yang tidak sebanding dengan arus kedatangan kendaraan.

Truk Nonlogistik Bikin Stres

Sesuai aturan SKB (Surat Keputusan Bersama), truk yang mengangkut sembako, BBM/BBG, hewan ternak, pupuk, dan hantaran pos tetap diizinkan melintas demi menjaga pasokan kebutuhan pokok masyarakat.

Pihak kepolisian melaporkan masih ada truk sumbu tiga (non-sembako) yang nekat melintas meskipun larangan operasional sudah berlaku sejak 13 Maret.

Saat ini petugas di lapangan sedang berupaya melakukan penyekatan dan pengalihan kendaraan barang tersebut ke kantong-kantong parkir (buffer zone).

Lonjakan Penumpang Dalam 24 Jam Terakhir

Berdasarkan data Posko Gilimanuk dalam 24 jam terakhir (14 Maret 2026):

Saat ini, 17 dermaga aktif (9 di Ketapang, 8 di Gilimanuk) terus bekerja ekstra keras. Dermaga jenis LCM difokuskan khusus untuk kendaraan logistik guna memisahkan arus truk besar dengan kendaraan penumpang.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#nyepi #macet gilimanuk lebaran 2026 #jembrana #mudik Lebaran 1447 H