DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, melakukan serangkaian kunjungan ke Jakarta untuk meminta bantuan dari beberapa menteri terkait penanganan dampak banjir di Bali, khususnya di Denpasar.
Salah satu fokus utama adalah kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya yang mengalami kerusakan parah akibat banjir, menyebabkan stok obat menipis dan beberapa alat kesehatan rusak.
Dalam pertemuannya dengan Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, pada Selasa, 16 September 2025, Gubernur Koster menyampaikan permohonan bantuan alkes untuk RSUD Wangaya.
"Saya menemui Pak Menkes. Dalam kesempatan ini kami mohon bantuan Alkes untuk RSUD Wangaya Denpasar yang rusak akibat banjir. Kami membawa usulan Walikota Denpasar," kata Koster.
Menkes Budi Gunadi Sadikin merespons positif dan berencana mengunjungi Bali dalam waktu dekat untuk melihat langsung kondisi pascabanjir.
Dampak Banjir di RSUD Wangaya
Banjir yang melanda RSUD Wangaya pada Rabu, 10 September 2025, merusak gudang obat di lantai bawah.
Menurut data, hanya sekitar 10% stok obat yang berhasil diselamatkan. Kondisi ini sangat kritis, karena stok obat yang tersisa di gudang atas hanya cukup untuk 5-7 hari ke depan.
Pihak RSUD Wangaya telah melakukan pengadaan obat baru senilai Rp400 juta pada 17 September, menggunakan dana APBD Denpasar dari total anggaran dana tak terduga yang disetujui sebesar Rp3,5 miliar.
Selain stok obat, beberapa fasilitas dan peralatan juga rusak, termasuk alat USG, meja pasien, komputer, genset, serta dokumen pelayanan medis. Bahkan, sebagian tembok belakang bangunan juga roboh.
Saat banjir terjadi, listrik dan genset sempat padam, sehingga pasien dengan ventilator harus dirujuk ke rumah sakit lain. RSUD Wangaya juga menangani total 27 korban banjir di IGD dan satu korban di ruang rawat inap.
Meskipun demikian, pelayanan di poliklinik, IGD, dan rawat inap diklaim telah kembali normal.
Usulan Lain Gubernur Koster di Jakarta
Selain bertemu Menkes, Koster juga melakukan roadshow untuk membahas berbagai usulan lain:
-
Menteri Hukum: Koster mengajukan usulan dari Pemkab Badung untuk memindahkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan ke Kabupaten Bangli. Menteri Supratman Andi Agtas merespons positif usulan tersebut.
-
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus: Gubernur Koster mengusulkan pembangunan infrastruktur prioritas untuk tahun 2026 serta normalisasi sungai Tukad Badung, Tukad Unda, dan sungai lainnya pascabanjir.
-
Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh: Koster meminta dukungan terkait optimalisasi Pungutan Wisatawan Asing (PWA). Pihak BPKP telah berkoordinasi dengan Menko Hukum, HAM, dan Imigrasi Pemasyarakatan terkait hal ini.***