Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kabar Gembira! 16 Tahun Nihil Formasi, Pemkab Buleleng Tambah Ratusan Guru Bahasa Bali

Eka Prasetya • Senin, 9 Oktober 2023 | 14:00 WIB
MUATAN LOKAL: Disdikpora Buleleng membuka lowongan guru bahasa Bali pada formasi tahun ini.
MUATAN LOKAL: Disdikpora Buleleng membuka lowongan guru bahasa Bali pada formasi tahun ini.

SINGARAJA,radarbali.id – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng akhirnya merekrut guru Bahasa Bali. Ini pertama kalinya formasi guru Bahasa Bali dibuka, setelah 16 tahun nihil rekrutmen guru mata pelajaran tersebut. Mereka akan diterima lewat jalur Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Selama ini Bahasa Bali masuk dalam mata pelajaran muatan lokal. Dalam sepekan Bahasa Bali hanya diajarkan selama dua jam mata Pelajaran untuk setiap tingkat.

Masalahnya jumlah guru Bahasa Bali semakin sedikit. Kebanyakan guru-guru tersebut sudah senior. Rekrutmen guru Bahasa Bali terakhir kali dilakukan pada tahun 2007 silam, atau 16 tahun lalu.

 Baca Juga: KTB Kembali Dukung Dunia Pendidikan Melalui Program CSR “We Care, We Share” Ke-16

Kepala Disdikpora Buleleng, Made Astika mengatakan, tahun ini Buleleng mendapat jatah merekrut 901 orang guru. Dari ratusan formasi itu, sebanyak 295 formasi diantaranya diperuntukkan untuk guru seni budaya. Mereka juga akan mengemban tugas mengajar Bahasa Bali.

“Itu sudah termasuk formasi di tingkat SD dan SMP. Karena Bahasa Bali jam pelajarannya sedikit, sudah pasti jumlah gurunya juga sedikit. Mungkin nanti satu guru akan menangani beberapa sekolah,” kata Astika saat dihubungi kemarin (8/10/2023).

Menurut Astika saat ini guru-guru yang mengemban mata pelajaran Bahasa Bali rata-rata sudah masuk usia pensiun. Dampaknya guru agama Hindu juga harus merangkap mengajar Bahasa Bali.

 Baca Juga: Pelayanan Publik Wajib Dicontoh! Hari Minggu, Polres Gianyar Tetap Layani Pembuatan SIM hingga SKCK

Bahkan beberapa sekolah ada yang meminta bantuan kepada Penyuluh Agama dari Kementerian Agama maupun Penyuluh Bahasa Bali dari Dinas Kebudayaan Bali.

Ia berharap rekrutmen itu akan menambal kekurangan guru Bahasa Bali di Buleleng. Setidaknya untuk jangka waktu beberapa tahun kedepan.

“Ada kewajiban bagi pemerintah daerah melestarikan Bahasa Bali. Karena dari 718 bahasa daerah di Indonesia, 25 diantaranya terancam punah dan 11 bahasa sudah punah. Ini bagian dari upaya pelestarian, supaya Bahasa Bali tidak punah,” demikian Astika.

 Baca Juga: Duh! KPM NJA Docking, Mobil Logistik Muatan Sembako ke Nusa Penida Antre BTerkatung-katung Berhari-hari

 

DATA FORMASI ASN DI BULELENG

Jalur Rekrutmen: Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja

Jumlah Formasi:

Tenaga Kesehatan: 372 formasi

Tenaga Guru: 910 formasi

Total Formasi: 1.273 formasi. ***

Editor : M.Ridwan
#disdikpora buleleng #guru bahasa bali #lowongan #rekrutmen