Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jalur Prestasi SPMB 2026 Kini Bisa Lewat Tes Kemampuan Akademik, Begini Skemanya

Francelino Junior • Sabtu, 11 April 2026 | 08:06 WIB
ilustrasi jalur Sistem Penerimaan Murid Baru TKA.(gambar digital gemini/radar bali)
ilustrasi jalur Sistem Penerimaan Murid Baru TKA.(gambar digital gemini/radar bali)

SINGARAJA, Radar Bali.id – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 di Kabupaten Buleleng menghadirkan skema baru.

Kini, siswa kelas akhir jenjang SD dan SMP memiliki opsi tambahan untuk menembus sekolah favorit melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada jalur prestasi.

Baca Juga: SPMB SMA 2026 Bali: Indeks Sekolah Diabaikan, Nilai TKA Jadi Patokan

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, menjelaskan bahwa meskipun menjadi pembeda di tahun ini, TKA tidak menggeser sistem seleksi secara keseluruhan.

"Sekarang jalur prestasi ditambah bisa melalui TKA. Walaupun menjadi bagian dari seleksi, statusnya tidak wajib," jelas Surya Bharata, Jumat (10/4/2026).

Mekanisme Ujian

Berbeda dengan Asesmen Nasional (AN) yang menggunakan sistem sampling, TKA menyasar seluruh siswa kelas akhir yang berminat. Materi utama yang diujikan adalah Bahasa Indonesia dan Matematika dengan sistem berbasis komputer (online) di sekolah masing-masing.

Untuk jenjang SMP, pelaksanaan dibagi menjadi empat gelombang yang telah dimulai sejak Senin (6/4) hingga Selasa (14/4) mendatang. Fleksibilitas diberikan kepada pihak sekolah untuk memilih jadwal sesuai kesiapan sarana dan prasarana mereka.

Tunggu Juknis Pusat

Hadirnya TKA membuat jalur prestasi kini lebih beragam. Jika sebelumnya hanya mengandalkan nilai rapor, prestasi lomba akademik, atau non-akademik, kini kemampuan murni siswa saat tes menjadi indikator tambahan.

"Ini baru pertama kali diterapkan. Kami masih menunggu arahan teknis lebih lanjut dari pusat, termasuk dari BPMP (Balai Penjaminan Mutu Pendidikan)," tutup Surya Bharata.[*]

Editor : Hari Puspita
#disdikpora buleleng #tka #siswa baru #pendaftaran sekolah #spmb