Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tanda Bahaya! Jukung Dihantam Gelombang di Perairan Tanjung Benoa, Kapten Sempat Hilang Lalu Ditemukan Tewas

Andre Sulla • Senin, 7 April 2025 | 04:21 WIB

 

DITEMUKAN MENINGGAL: Pria bernama Raja, 61, tewas dan jenazahnya dimasukkan ke dalam kantong jenazah, Minggu (6/4/2025).
DITEMUKAN MENINGGAL: Pria bernama Raja, 61, tewas dan jenazahnya dimasukkan ke dalam kantong jenazah, Minggu (6/4/2025).

MANGUPURA, radarbali.jawapos.com - Sempat dinyatakan hilang sehari, Raja, 61, korban jukung terbalik akibat dihantam ganasnya gelombang perairan Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Sabtu, 5 April 2025, sekitar pukul 14.00 WITA, ditemukan Minggu (6/4) dalam keadaan meninggal dunia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan, sebuah jukung terbalik akibat dihantam ombak di Perairan Tanjung Benoa. Akibat kejadian tersebut, satu orang sebagai kapten jukung hilang. Sementara tiga orang dapat diselamatkan.

Peristiwa itu berawal ketika almarhum mengantar dua orang WNA beserta seorang instruktur selam, sekitar pukul 12.30 WITA. Usai melakukan aktivitas selam di Perairan timur Tanjung Benoa, ombak besar menghantam, dan jukung terbalik, sekitar pukul 14.00 WITA.

 Baca Juga: TPA Suwung Overload dan Wajib Tutup!, Gubernur Koster Bakal Pindah ke Temesi Bangun Teknologi Insinerator

"Ya, tiga orang penumpang selamat dan satu orang hilang," bebernya sembari menambahkan, setelah mendapatkan laporan malam harinya dari anggota Polair Tanjung Benoa, tim dikerahkan melakukan pencarian sekitar pukul 21.10 Wita.

Karena sudah malam, tidak memungkinkan melakukan pencarian karena tidak efektif dan terlalu berisiko. "Pagi ini tim SAR gabungan mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) pada pukul 07.50 Wita. Lima personel sudah bergerak untuk penyisiran mencari korban di sekitar jukung yang terhantam ombak.

Tim kemudian menerima informasi dari Pak Narke KSOP Pelabuhan Benoa, bahwa yang dicari, yakni Raja, 61, bertempat tinggal di Jalan Lumba-Lumba, areal Tanjung Benoa, telah ditemukan sekitar pukul 09.25 Wita. "Jenazah korban ditemukan nelayan setempat," terangnya, Minggu (6/4/2025).

 Baca Juga: Perang Darurat Sampah Dimulai! Bali Akan Stop Penjualan Minuman Kemasan Kurang dari 1 Liter, TPA Overload, Koster Tak Takut Dibully

Posisi penemuan jenazah Raja kurang lebih 0,3 NM arah selatan dari lokasi kejadian, lalu dibawa ke darat. Selanjutnya jenazah Raja langsung dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans Desa Adat Tanjung Benoa.

Unsur SAR gabungan yang turut terlibat dalam pencarian yakni Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. "Juga, PolAir Polda Bali, TNI AL Pos Pelabuhan Benoa, nelayan setempat, masyarakat, serta pihak keluarga. Kabarnya keluarga telah ikhlas dengan peristiwa tersebut," pungkasnya.***

Editor : M.Ridwan
#jukung terbalik #tanjung benoa #gelombang laut #tewas #Kuta Selatan Bali