JAKARTA, radarbali.id – Timnas Indonesia harus mengakui kekalahan 2-1 atas China setelah bermain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 15 Oktober 2024.
Kekalahan Timnas Indonesia atas China tentu saja menimbulkan kekecewaan yang sangat dalam bagi pecinta sepak bola tanah air.
Bagaimana tidak, ekpektasi mendapatkan tiga point atas China terpaksa kandas saat dua gol membobol gawang Maarten Paes.
Performa Timnas Garuda tak seperti saat melawan Bahrain pekan lalu.
Perubahan line up oleh Coach Si Tae Yong berpengaruh pada performa pemain di babak pertama.
Evaluasi supporter Timnas Garuda usai kalah melawan China menyimpulkan dua kesalahan fatal Timnas Indonesia sehingga membuat gawang kebobolan dua kali.
1. Gol pertama yang dijebol oleh Behram Abduweli diakibatkan oleh kurang antisipasi Shayne Pattynama dalam menjaga bola.
Kurang sigap Shayne yang mengira bola telah keluar garis sehingga dengan mudah dicuri Shenglong kemudian memberi umpan dan disambar oleh Behram hingga menembus gawang Maarten Paes.
2. Jay Idzes dan Mees Hilgers gagal menerapkan jebakan offside sehingga Zhang Yuning melaju bebas tanpa ada penghalang dan berhasil menciptakan gol kedua.
Sin Tae Yong sendiri dibanjiri kritik usai pertandingan hingga menjadi trending di media sosial.
Namun, coach berusia 53 tahun tersebut memiliki penilaian dan evaluasinya sendiri terkait kekalahan tersebut.
Alih-alih meminta maaf atas keputusannya mengubah line up pemain ia justru menyebutkan para pemain kehilangan pokus.
“Dalam pertandingan ini Tiongkok mencetak dua gol, Indonesia mengalami beberapa penurunan konsentrasi,” tuturnya dalam jumpa pers usai laga.
Namun di babak kedua Timans Indonesia kembali bermain apik setelah pergantian pemain.
Tom Haye berhasil memperkecil kekalahan menjadi 2-1 setelah mendapat umpan lemparan maut dari Pratama Arhan.***
Editor : Desi Rabiati