DENPASAR,radarbali.jawapos.com – Setelah melalui proses naturalisasi dari warga negara Italia menjadi WNI, Emil Audero Mulyadi resmi menjadi penjaga gawang Timnas Indonesia.
Kehadirannya di tengah-tengah Timnas Indonesia tentu mendapat sambutan baik para pemain yang lainnya.
Tak hanya para pemain, netizen pun turut bahagia sekaligus bangga memiliki kiper sekelas Emil Audero Mulyadi.
Pria 28 tahun yang biasa dipanggil Emil tersebut tentu saja membuat negara tetangga kepincut.
Bahkan Vietnam sendiri mengaku syok dengan kehadiran pemain sekelas Emil.
Emil merupakan kiper yang dulu lama di Juventus dan Inter Milan, prestasi yang ditorehnya cukup membuat mata terbelalak.
Mental dan kemampuannya menghadapi serangan lawan tak perlu ditanyakan lagi.
Pemain dengan tinggi 193 tersebut bahkan terbiasa berhadapan dengan serangan Cristiano Ronaldo sekaligus sehingga mentalnya tak perlu diragukan.
Emil menjadi satu-satunya pemain Diaspora yang lahir di Indonesia.
Ia dilahirkan di Lombok tepatnya Mataram Nusa Tenggara Barat pada 18 Januari 1997.
Ia terlahir dari pasangan yang harmonis ayah asal Lombok bernama Edy Mulyadi dan sang ibu berasal dari Italia bernama Antonella Audero.
Setahun setelah kelahiran Emil, sang ayah memutuskan pindah ke kampung halaman ibunya di Cumiana Italia pada tahun 1998.
Kepindahan Emil bukan berarti memutuskan silaturrahmi keluarganya yang berada di Lombok.
Baru-baru ini foto Emil mengunjungi tanah kelahirannya viral di media sosial.
Emil nampak dominan di antara semua sepupu dan kerabat ayahnya karena memiliki tinggi yang berbeda serta wajah bule yang tampan.
Yang menjadi perhatian publik adalah anggota keluarga Emil yang berhijab dan terlihat sederhana layaknya masyarakat Lombok pada umumnya.
Netizen pun menduga bahwa agama yang dianut Emil masih mengikuti agama sang ayah yakni Islam.
Namun tidak ada satu pun yang dapat memastikan hal tersebut karena keluarganya tak terbuka persoalan privasi.
Kehadiran Emil di tengah Timnas Indonesia diyakini mampu membuat mental lawan down mengingat ia adalah kiper ternama.
Baca Juga: Ini Penyebab Persib Bandung Tak Dapat Panggilan Patrick Kluivert, Marc Klok Gigit Jari Tak Dilirik!
Saat ini Emil sangat dinanti performanya melawan Australia pada 20 Maret 2025 mendatang.***
Editor : Desi Rabiati