JEMBRANA, Radar Bali.id – Kontingen Kabupaten Jembrana akhirnya berhasil meraih medali pertamanya dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali ke-XVI Tahun 2025. Medali perak disumbangkan oleh cabang olahraga (cabor) paralayang dari nomor lintas alam jarak terbuka tandem.
Medali ini diraih oleh duet atlet Ignatius Daru Widhiharto dan I Nyoman Suarsana. Menurut Ketua Kontingen Porprov Jembrana, I Komang Adiyasa, perolehan ini merupakan hasil dari perjuangan maksimal para atlet. "Ini medali pertama dari kontingen Jembrana," ujarnya pada Kamis (4/9/2025).
Paralayang menjadi cabor pertama yang dipertandingkan dalam Porprov tahun ini, memperebutkan delapan medali emas. Meskipun Jembrana belum memiliki lokasi latihan yang memadai dan para atlet harus berlatih di Denpasar, Adiyasa menilai medali perak ini sebagai prestasi yang sangat membanggakan.
"Paralayang baru pertama kali dipertandingkan, bisa meraih medali perak merupakan prestasi yang sangat bagus," imbuhnya.
Posisi Klasemen dan Optimisme Raih Emas
Meski sudah pecah telur, kontingen Jembrana masih berada di posisi paling buncit dalam klasemen medali sementara. Tim futsal yang juga ikut bertanding harus puas di peringkat keempat tanpa membawa pulang medali.
Namun, semangat kontingen Jembrana tak padam. Mereka tetap optimis bisa meraih medali emas dari cabor lain. "Tim futsal sudah berusaha cukup maksimal, tapi belum berhasil meraih medali," kata Adiyasa. Pihaknya kini menaruh harapan besar pada cabor woodball."Besok final, optimis woodball bisa meraih emas," ungkapnya.
Target dan Perbandingan dengan Porprov Sebelumnya
Pada Porprov tahun 2025 ini, Jembrana mengirim 318 atlet yang bertanding di 38 cabor. Beberapa cabor yang diandalkan untuk mendulang medali emas antara lain panjat tebing, silat, biliar, angkat besi, gate ball, dan karate.
Ketua KONI Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, sebelumnya telah menargetkan agar Jembrana bisa masuk papan tengah dan tidak turun dari posisi Porprov sebelumnya. Pada Porprov ke-XV tahun 2022, Jembrana menempati peringkat ketujuh dari sembilan kabupaten/kota, dengan perolehan 102 medali (17 emas, 28 perak, dan 57 perunggu). Jumlah ini meningkat drastis dibandingkan Porprov 2019, di mana Jembrana hanya memperoleh 78 medali.[*]
Editor : Hari Puspita