Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kartu Merah Nejeeb Yakubu Bikin Persijap Terpuruk, Semen Padang Gagal Angkat Posisi di Klasemen

Dhian Harnia Patrawati • Jumat, 21 November 2025 | 00:29 WIB
TERPURUK - Skuad Persijap Jepara. Laskar Kalinyamat gagal bangkit dari zona degradasi setelah kalah 1-2 dari Semen Padang.
TERPURUK - Skuad Persijap Jepara. Laskar Kalinyamat gagal bangkit dari zona degradasi setelah kalah 1-2 dari Semen Padang.

RADAR BALI - Pertandingan pekan ke-13 BRI Super League 2025/2026 dibuka dengan mempertemukan Persijap Jepara kontra Semen Padang, dua kontestan yang sama-sama berada di zona degradasi.

Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Kamis (20/11) sore, menjadi peluang emas bagi Laskar Kalinyamat untuk meraih tiga poin dan keluar dari zona merah.

Sementara Kabau Sirah Padang yang berada di dasar klasemen sementara, berharap bisa memperpendek selisih poin.

Dalam match krusial ini, Pelatih Persijap Mario Lemos turun dengan formasi 4-4-2, sementara pelatih Semen Padang Dejan Antonic mengandalkan skema 4-2-3-1.

Babak Pertama: Kartu Merah dan Jual Beli Serangan

Kick-off dimulai dari kaki pemain tuan rumah. Persijap langsung menekan, tetapi belum membuahkan hasil signifikan. Justru tim tamu, Semen Padang, yang menciptakan peluang pada menit ke-4 melalui Pedro Matos (16), yang sayangnya gagal setelah kalah duel udara dengan kiper Persijap.

Pertandingan memanas pada menit ke-9 ketika wasit Irfan Wahyu menghentikan sejenak laga untuk mengecek Video Assistant Referee (VAR).

Pengecekan dilakukan atas kemungkinan kartu merah bagi pemain Persijap, Sudi Abdallah (11), yang dianggap menendang kepala pemain Semen Padang.

Namun, wasit Irfan hanya mengeluarkan kartu kuning untuk pemain asal Burundi itu.

Petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-23. Saat Kabau Sirah menyerang di sisi kiri pertahanan Persijap, Rui Rampa (23) menggiring bola dengan kencang.

Secara tiba-tiba, Najeeb Yakubu (55) datang dari samping dan melakukan tekel berbahaya.

Wasit langsung mencabut kartu merah dan mengusir pemain asal Niger tersebut meninggalkan Laskar Kalinyamat bermain dengan 10 pemain.

Unggul jumlah pemain, Semen Padang langsung memanfaatkan situasi. Pada menit ke-27, melalui skema tendangan bebas, bola rebound berakhir di kaki Pedro Matos (16).

Tembakannya membentur bek Diogo Brito (26), membuat bola berbelok arah dan mengecoh kiper Sendri Johansah (20). Gol! Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan tim tamu.

Tertinggal dan kehilangan satu pemain, Laskar Kalinyamat menunjukkan semangat pantang menyerah.

Pada menit ke-38, umpan jauh ke pertahanan Semen Padang disambut Sudi Abdallah (11). Meskipun dikawal dua bek Kabau Sirah dan kiper Arthur (1) maju menghadang, tendangan Sudi Abdallah berhasil diblok oleh kiper Arthur.

Serangan Persijap akhirnya membuahkan hasil menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-44, serangan dari sisi kanan Semen Padang dibangun oleh Franca (95).

Dia memenangkan duel dan melepaskan crossing mendatar kepada Sudi Abdallah (11).

Dalam kawalan ketat bek Angelo Meneses, Sudi Abdallah berhasil mengecoh kiper Arthur dan mencetak Gol! Skor kembali imbang 1-1 yang bertahan hingga peluit turun minum.

Kekurangan jumlah pemain pada akhirnya menjadi batu sandungan bagi Persijap.

Setelah kedua tim bermain imbang cukup lama di babak kedua, Semen Padang berhasil mencetak gol kemenangan pada menit ke-66.

Pemain Semen Padang, Ornando Oropa, berhasil memanfaatkan celah yang timbul akibat berkurangnya pemain Persijap untuk menjebol gawang Sendri Johansah.

Gol Ornando Oropa memastikan kemenangan tipis bagi Semen Padang dengan skor akhir 1-2.

Kekalahan 1-2 yang diderita Persijap Jepara di kandang sendiri semakin memperburuk posisi Laskar Kalinyamat di zona degradasi.

Hingga pekan ke-13, Persijap berada di peringkat 16 dengan koleksi 8 poin. Dari 12 pertandingan yang telah dilakoni, mereka hanya mampu meraih 2 kemenangan dan 2 hasil seri, sementara menelan 8 kekalahan.

Produktivitas gol Persijap juga mengkhawatirkan dengan selisih gol -9 (11 gol masuk dan 20 kebobolan).

Tren buruk ini diperparah dengan lima pertandingan terakhir mereka yang semuanya berakhir dengan kekalahan.

Sementara itu, meskipun berhasil meraih kemenangan ini, Semen Padang masih harus mendekam di dasar klasemen, peringkat 17, dengan total 7 poin.

Kabau Sirah juga telah bermain 12 kali, mencatat 2 kemenangan, 1 seri, dan 9 kekalahan. Dengan selisih gol -10 (8 gol masuk dan 18 kebobolan), Semen Padang memiliki selisih terburuk di liga.

Kemenangan 2-1 ini memang memangkas selisih poin dengan Persijap menjadi hanya satu poin, namun belum cukup untuk mengangkat mereka dari palung klasemen sementara.

Kedua tim ini jelas harus segera berbenah untuk keluar dari rentetan hasil negatif.***

Editor : Ibnu Yunianto
#persijap vs semen padang #Klasemen Super League 2025 #semen padang #Armando Obet Oropa #semen padang fc #Persijap Jepara vs Semen Padang #Super League #najeeb yakubu #persijap #persijap jepara