Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dewa United vs Persis: Laskar Sambernyawa Benahi Pertahanan dan Transisi Serangan

Dhian Harnia Patrawati • Jumat, 12 Desember 2025 | 15:26 WIB
MASIH SIA-SIA : Jens Raven (kanan) duel udara dengan pemain Persis Jose Cleylton Santos (kiri) . (Miftahuddin/Radar Bali)
MASIH SIA-SIA : Jens Raven (kanan) duel udara dengan pemain Persis Jose Cleylton Santos (kiri) . (Miftahuddin/Radar Bali)

RADAR BALI - Pekan ke-15 BRI Super League musim 2025-2026 akan menyajikan duel sengit antara Dewa United Banten FC melawan Persis Solo FC.

Pertandingan dihelat di kandang Banten Warriors, Banten Internasional Stadium (BIS), Kecamatan Curug, Kota Serang, pada Sabtu, 20 Desember 2025.

Bagi Dewa United, target mutlak tiga poin diusung demi dua tujuan. Pertama, mereka bertekad kuat untuk segera keluar dari zona degradasi yang saat ini dihuni.

Kedua, kemenangan akan membuka kembali jalur persaingan perebutan gelar juara liga musim ini.

Saat ini, tim yang diperkuat oleh Egy Maulana Vikri tersebut berada di peringkat ke-14 dengan koleksi 13 poin.

Laga ini datang di waktu yang tepat bagi Dewa United. Kemenangan tipis 1-0 atas Persita Tangerang pekan lalu menjadi suntikan moral berharga.

Bermain di kandang sendiri dan didukung penuh oleh suporter, mental skuad yang dipimpin Ricky Kambuaya tengah berada di puncak.

Misi untuk menggulung Persis Solo sangat terbuka lebar, sekaligus menjaga tren positif yang baru mereka dapatkan.

Ini adalah kesempatan emas bagi Banten Warriors untuk meraih kemenangan kandang kedua secara beruntun.

Krisis di Kubu Laskar Sambernyawa

Kondisi berbanding terbalik terjadi di kubu tamu, Persis Solo. Laskar Sambernyawa sedang terpuruk dan menempati posisi juru kunci atau peringkat ke-18 klasemen sementara.

Persis baru mengemas 7 poin dari 13 laga, hasil dari sekali menang, empat kali imbang, dan delapan kali kalah.

Performa buruk ini telah berujung pada pergantian pelatih. Peter de Roo yang menahkodai tim di awal musim harus kehilangan jabatannya. 

Manajemen tidak puas karena pelatih asal Belanda itu hanya mampu memberikan satu kemenangan dari 10 pertandingan. Manajemen kemudian menunjuk Titan Wulung Suryanta sebagai caretaker.

Di bawah asuhan Titan, dalam tiga pertandingan terakhir, Persis Solo memang menunjukkan sedikit peningkatan dengan meraih dua hasil seri.

Namun, kekalahan tipis 3-4 di kandang sendiri melawan PSM Makassar pekan lalu menunjukkan performa tim masih minus.

Laga melawan PSM juga menjadi pertandingan terakhir bagi Titan sebagai caretaker karena terbentur regulasi masa jabatan dan lisensi kepelatihan.

Pembenahan Total Pasca Kekalahan

Usai dibungkam Juku Eja, seluruh pemain Persis Solo diberikan waktu libur sebelum kembali menjalani latihan intensif pada Sabtu (6/12) lalu.

Fokus utama yang diberikan tim kepelatihan adalah membenahi sektor taktikal, penguasaan bola, serta aspek fisik pemain.

Caretaker Persis Solo, Thitan Suryata, menekankan bahwa pembenahan saat ini berfokus pada pembenahan secara fisik serta organisasi secara tim baik saat menyerang, bertahan maupun transisi.

Hal ini menyusul evaluasinya pasca laga kontra PSM di mana tim dinilai belum solid menjaga keunggulan hingga akhir.

“Konsentrasi dan fokus pemain harus kuat, terutama bagaimana kita harus bisa menjaga permainan di saat kita unggul,” ujar Thitan.

Dalam sesi latihan, tim pelatih berulang kali menekankan pentingnya disiplin dan koneksi antar lini.

Kabar baiknya, Thitan memastikan tidak ada pemain yang mengalami cedera serius usai laga pekan ke-14.

Semua penggawa Persis menjalani latihan dengan baik dan tengah berupaya keras memperbaiki performa mereka di jeda waktu yang ada.

Dewa United yang tengah on-fire dan bertekad keluar dari zona bahaya bertemu Persis Solo yang sedang berjuang keras membenahi fundamental tim di bawah bayang-bayang juru kunci.

Laga di Banten Internasional Stadium diprediksi akan menjadi pertarungan yang penuh determinasi dari kedua belah pihak.***

Editor : Ibnu Yunianto
#persis solo #dewa united #serang #solo #Banten #Tithan Suryata #Tithan Wulung Suryata #Dewa United vs Persis Solo #Super League #banten warriors #Klasemen Super League