RADAR BALI - Persebaya Surabaya menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Bali United dalam laga lanjutan pekan ke-20 BRI Super League 2025/26.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (7/2) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Kondisi fisik menjadi perhatian utama bagi tim tamu. Tim Bajol Ijo hanya memiliki waktu pemulihan selama tujuh hari, sementara tuan rumah mendapat jeda dua hari lebih panjang untuk mempersiapkan diri. Perbedaan waktu istirahat ini menuntut efisiensi maksimal dalam persiapan tim.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah memulihkan kondisi pemain dan memastikan kesiapan skuad.
Eks pelatih PSM Makassar ini menyadari sepenuhnya kekuatan Bali United yang diprediksi akan tampil agresif, terutama setelah mereka mengalami kekalahan dari Persik Kediri pada laga sebelumnya.
Menurut Tavares, ada beberapa aspek kunci dari kekuatan lawan yang perlu diantisipasi secara khusus.
Pertama adalah pergerakan cepat sektor sayap Bali United yang sering merepotkan pertahanan lawan.
Selain itu, skuad Persebaya juga wajib mewaspadai umpan silang berbahaya yang ditujukan kepada striker Boris Kopitovic. Hingga paro musim, Kopitovic telah menyumbang 4 gol dan 1 assist dari total 22 gol Serdadu Tridatu.
Bajul Ijo juga harus mewaspadai pergerakan Mirza Mustafic yang memiliki akurasi tembakan jarak jauh yang sangat mematikan. Gelandang serang itu telah menyumbang 5 gol dan 1 assist.
Kombinasi gol yang dicetak Kopitovic dan Mustafic menyumbang 41 persen dari seluruh gol Bali United musim ini.
Sedangkan bila menghitung sumbangan assist, sekitar 55 persen gol Bali United tercipta berkat peran Kopitovic dan Mustafic.
Salah satu momen kunci kolaborasi mereka terjadi saat melawan Madura United, di mana penalti yang didapatkan Kopitovic dieksekusi dengan baik oleh Mustafic untuk mengunci kemenangan.
Selain itu, Mirza Mustafic juga memegang rekor gol tercepat musim ini (detik ke-30) saat melawan PSM Makassar di Parepare.
“Fokus kami sekarang adalah memulihkan para pemain dan mengecek siapa yang bisa bermain dan siapa yang tidak,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.
“Kami harus memiliki rencana yang sangat baik dan fokus penuh dari menit pertama hingga terakhir jika ingin mendapatkan hasil positif di sana.”
Kekuatan Skuad dan Optimisme
Dalam lawatan ke Pulau Dewata kali ini, Persebaya dipastikan tidak diperkuat oleh dua pilar penting mereka, yakni Milos Raickovic dan Bruno Moreira.
Keduanya harus absen lantaran menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.
Meski kehilangan pemain kunci, Tavares tetap menunjukkan sikap optimistis terhadap kedalaman skuad yang dimilikinya.
Tavares percaya bahwa momen ini adalah kesempatan bagi pemain lain untuk membuktikan kualitas mereka di atas lapangan.
“Kami memiliki lebih dari 11 pemain. Ketika satu atau dua pemain tidak bisa bermain, pemain lain harus siap mengambil kesempatan dan menunjukkan perkembangan mereka,” tandasnya.
Pertandingan ini akan menjadi ujian konsistensi bagi Persebaya untuk tetap mencuri poin di tengah jadwal yang padat dan absennya sejumlah pemain inti.***
Editor : Ibnu Yunianto