Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ketika Petani Tabanan Semakin Antusias Tanam Kakao: Harga Sempat Bagus, Ada Usulan Pupuk Bersubsidi

Juliadi Radar Bali • Kamis, 19 Desember 2024 | 02:50 WIB
SEMAKIN DIMINATI : Suasana hasi buah kakao dari hasil pekebunan petani di Tabanan. (juliadi/radar bali)
SEMAKIN DIMINATI : Suasana hasi buah kakao dari hasil pekebunan petani di Tabanan. (juliadi/radar bali)

Tabanan memang dikenal dengan hasil pertaniannya. Kini para petani semakin tertarik bertani cokelat (Theobroma cacao L.) alias kakao.

SEBAGAI  daerah lumbung pangannya Bali. Ketersedian pupuk bagi pertanian sangat dibutuhkan oleh petani di Tabanan. 

Pada tahun 2025 mendatang Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan telah mengusulkan alokasi pupuk bersubsidi kepada Kementerian Pertanian pusat. 

Adanya tiga jenis pupuk bersubsidi yang diusulan yakni jenis pupuk urea, jenis NPK  dan pupuk NPK formula khusus. Dari tiga jenis pupuk bersubsidi yang diusulkan pupuk NPK formula khusus mengalami penambahan usulan. 

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Tabanan drh Ni Nyoman Ria Wati mengatakan pengusulan jatah pupuk bersubsidi di Tabanan disesuaikan dengan e-RDKK. 

Pihaknya mengusulkan jatah alokasi pupuk bersubsidi pada tahun 2025 disesuaikan pula dengan luas lahan pertanian di Tabanan yang kini mencapai 19 ribu hektare lebih. 

Dari data daftar alokasi pupuk bersubsidi tahun 2025 mencakup 10 kecamatan di Tabanan. Untuk jenis pupuk Urea sekitar 8,5 juta ton lebih pihaknya usulkan. Selanjutnya jenis NPK sebanyak 7,04 juta ton dan jenis NPK formula khusus sekitar 448 ribu ton lebih. 

"Dari ketiga jenis pupuk bersubsidi yang kami usulkan itu jenis NPK formula khusus mengalami kenaikan usulan dari sebelum hanya 353 ribu ton untuk tahun 2024," jelasnya. 

Ia menjelaskan adanya peningkatan usulan alokasi pupuk bersubsidi untuk jenis pupuk NPK formula khusus di Tabanan mengingat seiring tingginya minat petani di Tabanan menanam kakao. 

Selain itu diikuti adanya penambahan luas pertanian tanaman kakao di Tabanan. Yang di mana itu tersebar di wilayah Kecamatan Selemadeg Barat dan Selemadeg.

Apalagi harga dari Kakao belum lama ini sempat menyentuh di atas Rp 100 ribu per kilogramnya.  Tentu, ini sangat menggiurkan.

Pupuk NPK formula khusus sangat dibutuhkan petani, karena mengandung unsur nitrogen, fosfor dan kalium. Manfaatnya mulai dari menghijaukan tanaman, penyusunan protein, dan berperan dalam proses fotosintesis. 

"NPK formula khusus ini berfungsi untuk pembentukan atau pertumbuhan bagian-bagian vegetatif. Seperti daun, batang akar dan buah," pungkasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#cokelat #tabanan #pertanian #kakao