Semarak suasana perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 mulai terasa meriah di Tabanan. Pemandangan unik menyambut warga dan pengguna jalan di Taman Perjuangan Singasana, di mana sebuah Pohon Natal setinggi 7 meter yang terbuat dari drum-drum bekas berdiri menjulang tinggi.
POHON Natal raksasa ini menjadi ikon dari Festival Perayaan Natal 2026 di Kabupaten Tabanan yang mengusung konsep peduli lingkungan.
Adijeks Kalinggoru, Panitia Bidang Acara Festival, menjelaskan bahwa pohon-pohon Natal yang dipajang di Taman Perjuangan hingga sepanjang Jalan Pahlawan Tabanan dibuat dari bahan-bahan bekas dan alami, seperti drum bekas, jerami padi, dan bambu.
"Pohon natal ini dibuat oleh perkumpulan gereja di Tabanan. Konsepnya wajib memakai barang bekas, bahan, atau alat alami dari lingkungan sekitar," ujar Adijeks (7/12/2025).
Lomba Kreativitas dan Bakti Sosial
Pohon-pohon Natal yang berjumlah puluhan tersebut akan dilombakan, menambah semarak festival yang dijadwalkan berlangsung mulai 10 Desember hingga puncaknya 30 Desember di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan.
Festival ini diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 1.000 umat Nasrani di Tabanan, termasuk Bupati Tabanan secara langsung. Selain lomba, rangkaian kegiatan juga mencakup:
- Pemeriksaan kesehatan gratis.
- Lomba mewarnai untuk tingkat TK dan SD.
- Bakti sosial di sejumlah Panti Asuhan di Tabanan.
Pohon Natal dari 20 lebih drum bekas yang menghiasi Taman Perjuangan memakan waktu pembuatan cukup panjang, namun berhasil diselesaikan tepat waktu dan siap menjadi spot foto menarik bagi masyarakat.[*]
Editor : Hari Puspita